SURABAYA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mencatat pergerakan penumpang yang sangat tinggi pada akhir pekan terakhir Maret 2026. Hingga Sabtu (28/3/2026) pukul 10.00 WIB, sebanyak 50.110 pelanggan telah memanfaatkan layanan kereta api di wilayah tersebut.
Angka ini menunjukkan tren peningkatan signifikan dalam arus balik Angkutan Lebaran 2026. Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menjelaskan bahwa mayoritas pergerakan didominasi oleh kedatangan penumpang.
“Angka pergerakan per hari ini didominasi oleh kedatangan penumpang, dengan rincian 28.351 pelanggan yang datang dan 21.759 pelanggan yang berangkat,” ujar Mahendro.
Mahendro memproyeksikan jumlah penumpang akan terus bertambah seiring berjalannya jadwal kereta api hingga malam hari. Konsentrasi pergerakan puluhan ribu pelanggan ini terpusat di tiga stasiun utama Daop 8 Surabaya.
- Stasiun Surabaya Gubeng melayani 14.718 pelanggan.
- Stasiun Surabaya Pasarturi melayani 14.526 pelanggan.
- Stasiun Malang melayani 8.169 pelanggan.
Secara kumulatif, sejak dimulainya periode Angkutan Lebaran pada 11 Maret hingga 28 Maret 2026, KAI Daop 8 Surabaya telah melayani total 846.912 pelanggan. Dari jumlah tersebut, 432.546 pelanggan berangkat dari stasiun di Daop 8, sementara 414.366 pelanggan tiba di wilayah tersebut.
Mahendro memperkirakan total pelanggan hingga masa Angkutan Lebaran 2026 resmi ditutup akan mencapai angka 946.089 penumpang. Untuk periode keberangkatan 11 Maret hingga 1 April 2026, total tiket kereta api jarak jauh yang telah terjual mencapai 489.917 tiket. Angka ini setara dengan 87 persen dari total kapasitas 561.528 tempat duduk yang disediakan.
