Pemerintah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, mencatat adanya penurunan daya beli hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Penurunan transaksi ini mencapai sekitar 5% dibandingkan periode sebelumnya, meskipun harga hewan kurban hanya mengalami kenaikan tipis.
Wakil Bupati Banyumas, Dwi Asih Lintarti, mengungkapkan bahwa kenaikan harga hewan kurban relatif tidak signifikan, yakni sekitar Rp5.000 per kilogram. “Harga hewan kurban mengalami kenaikan tipis, sekitar Rp5.000 per kilogram,” ujarnya saat memantau harga dan ketersediaan bahan pokok penting (bapokting) serta hewan ternak pada Rabu (21/5/2026).
Lintarti menilai kondisi tersebut merupakan imbas dari penyesuaian atau efisiensi ekonomi yang sedang terjadi di masyarakat. Situasi ini turut berdampak pada penurunan transaksi pembelian hewan kurban yang tercatat sekitar 5 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Meski demikian, Lintarti berharap para peternak dan pedagang dapat memanfaatkan minggu terakhir menjelang puncak perayaan Idul Adha untuk meningkatkan penjualan. “Minggu terakhir ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh para peternak untuk mengoptimalkan penjualan stok hewan kurban,” tambahnya.
Pemantauan akan terus dilakukan di sejumlah pasar hewan lain di Banyumas, termasuk Pasar Hewan Sokaraja pada akhir pekan ini, guna memastikan distribusi berjalan lancar dan seluruh stok dapat terserap pasar.
Selain memantau harga hewan ternak, rombongan pemerintah daerah juga melakukan pengecekan harga bahan pokok di Pasar Manis Purwokerto. Hasilnya, harga sejumlah komoditas penting seperti cabai, sayur-mayur, beras, hingga daging terpantau stabil dan berada pada level normal.
“Secara umum harga kebutuhan pokok masih stabil dan aman,” jelas Lintarti. Ia menyebut, hanya bawang merah yang mengalami sedikit kenaikan harga, namun dinilai masih wajar karena meningkatnya permintaan menjelang hari raya.
Lintarti memastikan bahwa stok bahan pokok secara keseluruhan juga aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat hingga Idul Adha. “Stok bahan pokok secara keseluruhan juga aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat hingga Idul Adha,” pungkasnya.
