Harapan puluhan warga terdampak bencana di Dusun I Desa Sibalanga, Kecamatan Adiankoting, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatra Utara, untuk segera menempati hunian sementara (Huntara) masih harus tertunda. Hingga Selasa (6/1/2026), pembangunan 40 unit Huntara di kawasan tersebut baru mencapai sekitar 60 persen.
Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa sejumlah unit masih berupa rangka dengan dinding yang belum tertutup sempurna. Di tengah kondisi medan tanah yang lembap dan cuaca yang kerap berubah, para pekerja terus berupaya menyelesaikan pembangunan satu per satu.
Seorang pekerja proyek yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa pembangunan Huntara terus dikebut. “Mulai dikerjakan sejak akhir Desember 2025. Target kami, seluruh Huntara bisa selesai dan siap digunakan pada akhir Januari 2026,” ujarnya.
Huntara ini disiapkan sebagai solusi darurat bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana. Selama menunggu hunian sementara rampung, sebagian warga masih bertahan di pengungsian dan rumah kerabat, menghadapi keterbatasan ruang dan fasilitas.
