PSIS Semarang secara resmi menunjuk Widodo Cahyono Putro sebagai pelatih kepala untuk mengarungi musim 2026/2027. Keputusan ini diambil manajemen Mahesa Jenar dengan harapan besar pada rekam jejak Widodo yang dikenal sebagai ‘raja promosi’, menyusul performa tim yang kurang memuaskan musim lalu.
Penunjukan Widodo bertepatan dengan momen spesial ulang tahun ke-94 PSIS Semarang, menandakan keseriusan klub untuk melakukan revolusi dan kembali bersaing di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Pelatih berusia 55 tahun ini dianggap sebagai figur yang tepat untuk memimpin misi tersebut.
Rekam Jejak Gemilang Widodo C. Putro
Widodo Cahyono Putro datang dengan reputasi mentereng setelah sukses besar bersama Garudayaksa FC. Ia baru saja membawa tim tersebut menjuarai Pegadaian Championship 2025/2026, sebuah pencapaian luar biasa mengingat ia hanya menangani tim dalam tujuh pertandingan.
Sebelumnya, eks striker Timnas Indonesia ini juga berhasil mengantarkan Persijap Jepara promosi ke kasta tertinggi pada musim 2024/2025 setelah finis di posisi ketiga. Catatan impresif inilah yang menjadi daya tarik utama bagi manajemen PSIS Semarang.
Keyakinan Manajemen PSIS
Asisten Manajer PSIS Semarang, Moch Reza Handhika, menegaskan bahwa penunjukan Widodo C. Putro bukanlah keputusan mendadak. Manajemen telah mengamati sentuhan spesial yang dimiliki Widodo setiap kali menangani klub di kasta kedua.
“Dengan bangga, di momen ulang tahun PSIS Semarang ke-94 tahun ini, kami memperkenalkan pelatih anyar untuk musim depan. Kami percayakan tim di musim depan untuk diarsiteki oleh Widodo C. Putro,” ujar Reza Handhika, mengutip pernyataan resminya.
Dengan rekam jejak yang terbukti, PSIS Semarang kini menaruh harapan besar pada Widodo C. Putro untuk membawa Mahesa Jenar kembali ke Liga 1 dan mengukir prestasi gemilang di musim mendatang.
