Bupati Morowali, Sulawesi Tengah, Iksan Baharudin Abdul Rauf meminta jamaah calon haji (JCH) asal daerahnya untuk senantiasa menjaga kebersamaan dan kekompakan selama menunaikan ibadah di Tanah Suci. Pesan ini disampaikan dalam kegiatan pelepasan JCH Kabupaten Morowali tahun 2026 di Morowali pada Selasa (5/5/2026).

Pesan Kebersamaan dan Solidaritas

Dalam sambutannya, Bupati Iksan Baharudin Abdul Rauf menekankan pentingnya kolaborasi antarjamaah. “Saya ingin berpesan jamaah harus berkolaborasi, di sana itu tidak ada tenaga yang kuat dan kecil, tidak ada menganggap saya bisa semua. Penting kebersamaan,” ujar Iksan Baharudin Abdul Rauf.

Ia menjelaskan bahwa perjalanan haji bukan semata-mata soal kekuatan fisik, melainkan juga kekompakan dan saling membantu antarcalon haji. Kondisi di Tanah Suci, menurutnya, menuntut setiap individu untuk saling peduli dan bekerja sama. Bupati juga menegaskan agar rasa persatuan terus dijaga, terutama karena para jamaah membawa nama daerah Morowali.

“Walaupun bukan keluarga, kita satu kampung apalagi kita menyebut nama Morowali,” tegasnya, menyoroti bahwa solidaritas antarcalon haji akan sangat membantu kelancaran ibadah. Selain itu, ia mengingatkan agar jamaah menjaga sikap dan perilaku selama berada di luar negeri, menganggap semua calon haji sebagai saudara sedarah yang wajib hukumnya untuk saling membantu.

Peningkatan Jumlah Jamaah Calon Haji

Pada kesempatan yang sama, Iksan Baharudin Abdul Rauf mengungkapkan adanya peningkatan jumlah JCH Morowali. Dari 86 orang pada tahun 2025, angka tersebut naik menjadi 104 orang pada tahun 2026 atau 1447 Hijriah. “Peningkatan jumlah jamaah haji dari tahun 2025 itu 86 orang, sekarang menjadi 104 orang dengan total 112 jika dapat tambahan dari Bahodopi,” katanya.

Menurut Bupati, peningkatan jumlah jamaah ini bukan sekadar angka, melainkan mencerminkan perubahan positif yang terjadi di Morowali. Pertumbuhan ini dinilai sejalan dengan kondisi ekonomi masyarakat yang terus menunjukkan tren membaik. “Ini menandakan bahwa daerah ini mulai semakin maju, putaran ekonominya bertahap meningkat, karena selain umrahnya, jamaah calon haji juga menjadi patron kemajuan,” jelasnya.

Iksan berharap momentum positif ini dapat terus dipertahankan di tahun-tahun mendatang. Ia juga mendoakan agar seluruh calon haji dapat kembali ke tanah air dengan selamat dan menjadi haji yang mabrur.

Secara keseluruhan, pada musim haji 2026, Sulawesi Tengah akan memberangkatkan sebanyak 1.751 calon haji yang terbagi dalam lima kelompok terbang (kloter), yakni Kloter 9-BPN hingga Kloter 13-BPN. Kloter pertama dijadwalkan masuk Asrama Haji pada 7 Mei dan diberangkatkan menuju Embarkasi Balikpapan pada 8 Mei.