Pelita Jaya Jakarta bertekad untuk menunjukkan performa yang lebih konsisten saat menghadapi Bogor Hornbills dalam laga kedua final Indonesian Basketball League (IBL) 2026. Tim berjanji tidak akan mengulangi kesalahan serupa yang nyaris membuat mereka kehilangan kemenangan di kandang sendiri.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh pemain asing andalan Pelita Jaya, Perrin Buford, setelah berhasil membawa timnya meraih kemenangan pertama atas Bogor Hornbills dalam Game 1 Final IBL. Pertandingan yang berlangsung di PJ Arena, Jakarta, pada Jumat (19/6) malam itu berakhir dengan skor ketat 90-87 untuk keunggulan Pelita Jaya, sekaligus memimpin sementara 1-0 dalam seri Best Of 5.
Buford mengakui bahwa ia harus memperbaiki permainannya. “Sejujurnya, saya harus berhenti untuk membuang-buang bola. Tetapi pelatih memberikan kesempatan kedua pada saya (di babak overtime), dan kami akhirnya bisa memenangkan pertandingan ini,” kata Buford, dikutip dari laman resmi IBL.
Tim asuhan David Singleton memang sempat berada di ambang kekalahan. Mereka tertinggal sembilan poin di tiga menit terakhir kuarter keempat. Namun, aksi heroik Buford berhasil menyelamatkan Pelita Jaya dengan menyamakan kedudukan menjadi 76-76 di akhir waktu normal, memaksa pertandingan berlanjut ke babak tambahan.
Dalam pertandingan tersebut, Buford tampil sebagai pencetak poin terbanyak dengan memasukkan 11 dari 21 tembakan dan delapan free throw dari 10 kesempatan. Pemain berusia 32 tahun itu juga mencatatkan 11 rebound, sembilan assist, dan satu steal, menunjukkan kontribusi menyeluruhnya bagi tim.
Hasil pertandingan pertama menjadi pelajaran berharga bagi Pelita Jaya untuk tampil lebih solid dan konsisten di Game 2. Laga kedua final IBL 2026 dijadwalkan akan berlangsung pada Minggu (21/6).
“Untuk Game 2 kami tidak boleh melakukan kesalahan yang sama dan kami berjanji akan lebih baik lagi,” tegas Buford, menegaskan komitmen timnya untuk menghadapi tantangan selanjutnya.
