Gelandang Pape Gueye secara mengejutkan mengumumkan keputusannya untuk rehat sementara dari Tim Nasional Senegal. Pernyataan ini ia sampaikan menyusul tersingkirnya Singa Teranga dari babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Gueye menegaskan bahwa ia tidak akan membela timnas selama staf kepelatihan saat ini masih bertugas. Pengumuman tersebut disampaikan melalui media sosialnya pada Jumat, 03 Juli 2026, setelah Senegal menelan kekalahan pahit dari Belgia.

Kekalahan Dramatis dan Keputusan Gueye

Senegal harus mengakui keunggulan Belgia dengan skor 2-3 dalam laga yang digelar di Seattle Stadium, Kamis (2/7) dini hari WIB. Ironisnya, Senegal sempat unggul dua gol lebih dulu sebelum akhirnya takluk. Dalam pertandingan tersebut, Gueye tampil sebagai starter namun ditarik keluar pada menit ke-66 oleh pelatih Pape Thiaw, digantikan oleh Lamine Camara.

Meskipun tidak menyebutkan secara spesifik nama staf pelatih yang menjadi alasannya, Gueye menyampaikan keputusannya dengan tegas.

“Saya akan kembali untuk menyampaikan beberapa patah kata tentang kekalahan ini… namun saya mengumumkan hari ini bahwa selama staf pelatih ini masih bertugas, saya akan istirahat dari tim nasional,” tulis Gueye di media sosialnya, seperti dikutip BBC.

Perjalanan dan Kontroversi

Pape Gueye, yang kini memperkuat klub Villarreal di Liga Spanyol, merupakan sosok penting bagi Senegal. Ia adalah pencetak gol tunggal kemenangan Senegal atas Maroko di final Piala Afrika pada Januari lalu. Namun, gelar tersebut kini tengah diperjuangkan di Pengadilan Arbitrase Olahraga.

Federasi Sepak Bola Afrika memutuskan untuk membatalkan kemenangan Senegal di lapangan dan memberikan status juara kepada Maroko. Keputusan ini diambil menyusul insiden mogok main yang terjadi di pengujung babak kedua final Piala Afrika.

Secara keseluruhan, Gueye telah mencatatkan 45 penampilan bersama Timnas Senegal. Di ajang Piala Dunia 2026 ini, ia juga sempat menyumbangkan dua gol saat Senegal menghadapi Irak dalam laga terakhir penyisihan Grup I.