Penantang nomor satu kelas berat World Boxing Association (WBA) dan World Boxing Organization (WBO), Moses Itauma, berhasil memberikan kekalahan KO pertama bagi Jermaine Franklin dalam pertarungan sengit di Manchester, Inggris, pada Senin (30/3/2026).
Dalam laga yang disiarkan langsung oleh DAZN tersebut, Itauma mencetak kemenangan KO pada ronde kelima setelah melancarkan uppercut keras ke wajah Franklin yang membuatnya tumbang dan tidak mampu melanjutkan pertarungan.
Jalannya Pertarungan
Sejak awal ronde pertama, Itauma langsung mengambil inisiatif menyerang. Petinju muda Inggris itu melancarkan jab-jab cepat dan pukulan tangan kiri yang kuat, mendominasi jalannya laga. Franklin, yang mencoba bertahan sambil menunggu kesempatan untuk melancarkan counterpunch, terlihat lebih lambat dalam pergerakannya.
Tekanan dari Itauma semakin meningkat pada ronde kedua dengan kombinasi tiga hingga empat pukulan yang akurat. Franklin sempat mencoba membalas dengan hook kanan, namun sebagian besar pukulannya berhasil ditangkis atau meleset. Perbedaan kecepatan tangan antara kedua petinju terlihat sangat jelas.
Momentum penting terjadi pada ronde ketiga. Petinju berusia 21 tahun itu berhasil mendaratkan kombinasi pukulan keras yang menjatuhkan Franklin ke kanvas. Meskipun sempat tumbang, Franklin menunjukkan daya tahan yang luar biasa dengan berhasil bangkit dan melanjutkan pertarungan.
Memasuki ronde keempat, Franklin mencoba tampil lebih agresif untuk membalikkan keadaan. Petinju asal Amerika Serikat itu beberapa kali melepaskan pukulan balasan, namun akurasi pukulan Itauma tetap lebih unggul.
Itauma kemudian mulai mengatur jarak dan menunggu momen yang tepat untuk mengakhiri pertarungan. Kesempatan itu datang pada ronde kelima, ketika Franklin maju menyerang. Itauma melancarkan uppercut keras yang mengguncang Franklin. Setelah kombinasi lanjutan yang tak terbendung, Franklin tidak mampu bertahan, dan wasit segera menghentikan pertarungan.
Rekor dan Prospek Kedua Petinju
Dengan kemenangan impresif ini, Moses Itauma tidak hanya menunjukkan kemampuan elitnya di divisi kelas berat, tetapi juga memperkuat rekor profesionalnya menjadi 14 kemenangan, dengan 12 di antaranya diraih melalui KO. Kemenangan ini juga mempertahankan posisinya di papan atas peringkat WBA dan WBO, membuka peluang besar menuju perebutan gelar juara dunia kelas berat.
Sementara itu, Jermaine Franklin harus menambah noda pada rekornya. Kini, ia memiliki 24 kemenangan (15 KO) dan tiga kekalahan. Kekalahan dari Itauma ini merupakan kekalahan KO pertama bagi Franklin. Sebelumnya, ia menelan dua kekalahan angka dari Dillian Whyte pada tahun 2022 dan Anthony Joshua pada tahun 2023.
