PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 (KAI Daop 8) Surabaya mengumumkan bahwa seluruh perjalanan kereta api dari wilayahnya telah kembali normal pada Kamis, 30 April 2026. Kepastian ini disampaikan setelah sebelumnya sejumlah perjalanan kereta sempat terganggu akibat insiden di Stasiun Bekasi Timur, yang berada di luar wilayah operasional Daop 8 Surabaya.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga kelancaran dan keselamatan perjalanan. “KAI memastikan bahwa seluruh perjalanan KA dari Daop 8 Surabaya pada hari ini beroperasi normal. Kami terus melakukan koordinasi dan evaluasi untuk menjaga keandalan operasional serta memberikan rasa aman kepada pelanggan,” ujar Mahendro.
Peningkatan Penumpang Jelang Libur Panjang Hari Buruh
Memasuki periode libur panjang akhir pekan dalam rangka Hari Buruh Nasional pada 1 Mei, KAI Daop 8 Surabaya mencatat adanya lonjakan signifikan pada volume pemesanan tiket. Berdasarkan data per Kamis, 30 April 2026, pukul 11.00 WIB, KAI Daop 8 Surabaya diperkirakan akan melayani sebanyak 32.134 penumpang. Angka ini terdiri dari 17.952 penumpang naik dan 14.182 penumpang turun, dan diprediksi akan terus meningkat hingga malam hari.
Secara kumulatif, untuk periode long weekend Hari Buruh mulai tanggal 30 April hingga 4 Mei 2026, KAI Daop 8 Surabaya memproyeksikan akan melayani total 117.059 penumpang. Dari jumlah tersebut, 56.245 penumpang diperkirakan akan berangkat dari Daop 8, sementara 60.814 penumpang akan tiba.
Destinasi favorit pelanggan selama periode ini meliputi Yogyakarta, Semarang, Jakarta, Bandung, serta Banyuwangi. Peningkatan jumlah penumpang ini diperkirakan akan mencapai puncaknya menjelang akhir pekan.
Langkah Antisipasi KAI Daop 8 Surabaya
Untuk mengantisipasi lonjakan pelanggan dan memastikan kenyamanan selama masa libur panjang, KAI Daop 8 Surabaya telah menyiapkan berbagai langkah strategis. Langkah-langkah tersebut meliputi optimalisasi rangkaian kereta api, peningkatan pelayanan di stasiun, serta penambahan personel di titik-titik layanan.
Petugas juga disiagakan untuk membantu kelancaran proses boarding dan memberikan informasi yang dibutuhkan pelanggan. Selain itu, Mahendro Trang Bawono memastikan seluruh fasilitas di stasiun dalam kondisi prima, mulai dari ruang tunggu, sistem informasi perjalanan, hingga kebersihan area stasiun, demi memberikan kenyamanan maksimal bagi pelanggan.
