Mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, mendesak semua pihak untuk segera menghentikan perang. Ia menegaskan bahwa pembunuhan massal bukanlah solusi untuk menyelesaikan persoalan antarnegara, melainkan ada banyak cara damai yang bisa ditempuh.

Mahathir: Perang Bukan Solusi

Dalam pernyataannya yang diunggah di akun Facebook pribadinya pada Jumat (3/4/2026), Mahathir Mohamad dengan tegas menyatakan penolakannya terhadap konflik bersenjata. “Saya selalu menentang perang. Saya tidak dapat menerima membunuh orang sebagai solusi untuk masalah apa pun,” kata Mahathir, yang dikutip di Kuala Lumpur oleh ANTARA.

Pria yang akrab disapa Tun M ini mengungkapkan keheranannya terhadap sebagian umat manusia yang masih dapat menerima perang sebagai jalan keluar dari konflik antarnegara. Menurutnya, perang pada dasarnya adalah tindakan pembunuhan orang secara besar-besaran.

Mahathir menekankan bahwa masih banyak alternatif lain yang tersedia untuk menyelesaikan perselisihan atau konflik antarnegara. Ia menyebutkan negosiasi, arbitrase, atau melalui jalur pengadilan sebagai opsi yang lebih beradab.

“Dengan kemampuan berpikir, manusia dapat menimbang kelebihan dan kekurangan dari solusi tersebut. Jelas bahwa negosiasi damai adalah cara terbaik untuk menyelesaikan konflik,” tegasnya.

Pernyataan ini kembali menyoroti pandangan konsisten Mahathir Mohamad yang selalu mengedepankan perdamaian dan diplomasi dalam penyelesaian isu-isu global.