Dua wisatawan asal Kabupaten Karawang, Jawa Barat, diduga tertimbun material longsor saat mengunjungi objek wisata Curug Cileat di Subang. Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Jumat (15/5/2026) sore, memicu upaya pencarian intensif oleh tim SAR gabungan.

Longsor menerjang kawasan Curug Cileat, Kampung Cibago RT 14 RW 04, Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, sekitar pukul 15.00 WIB. Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut menjadi pemicu utama bencana alam ini.

Ketua Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Subang, Jajang Abdul Muhaimin, mengungkapkan bahwa dua korban yang diduga tertimbun longsor adalah Alda Apriliani (22), warga Cikampek, dan Winda Limbong (20), warga Kosambi, Karawang. Keduanya merupakan bagian dari rombongan lima orang wisatawan.

Menurut Jajang, tiga teman korban yang selamat, yakni Sinta Bela (28) warga Kosambi Karawang, serta Sari Nengsih (25) dan Sulistia (20) keduanya warga Cikampek Karawang, memberikan kesaksian kunci. Mereka mengaku berada di belakang korban saat kejadian.

Jajang menuturkan, “Diduga Korban terbawa material longsor dan sampai saat ini masih dalam pencarian, dalam kejadian tersebut ada satu rombongan dengan jumlah 5 orang, Tiga teman korban mengaku mendengar suara gemuruh sebelum longsor terjadi. Mereka langsung menyelamatkan diri, namun dua korban diduga tidak sempat menghindar dan tertimbun longsoran tanah.”

Hingga Sabtu (16/5/2026), tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, dan Polri masih terus melakukan pencarian. Lokasi kejadian yang berada di tebing dengan ketinggian sekitar 150 meter dan lebar dua ratus meter, serta waktu tempuh perjalanan dua jam, menjadi tantangan tersendiri bagi tim penyelamat.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat telah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Subang, aparat setempat, dan pengelola wisata untuk penanganan lebih lanjut di lokasi kejadian.