PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang kembali mengingatkan seluruh pelanggan dan masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran 2026 untuk mematuhi aturan batas maksimum bagasi. Setiap penumpang diperbolehkan membawa bagasi seberat maksimal 20 kilogram dengan volume maksimum 100 dm³.

Manager Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menegaskan bahwa selain batasan berat dan volume, penumpang juga dibatasi maksimal membawa empat koli atau item bagasi. “Dengan kapasitas tersebut, penumpang juga dibatasi maksimal membawa empat koli (item bagasi) untuk memastikan barang bawaan tidak berlebihan,” ujar Luqman melalui keterangan resmi pada Sabtu, 14 Maret 2026.

Ketentuan Dimensi dan Biaya Tambahan Bagasi

Luqman menjelaskan, dimensi bagasi yang diperbolehkan tidak boleh lebih dari 70 x 48 x 30 cm. Apabila pelanggan membawa bagasi melebihi batas yang telah ditentukan, PT KAI akan mengenakan biaya tambahan. Rincian biaya tersebut adalah Rp10.000 per kilogram untuk kelas Eksekutif dan Rp2.000 per kilogram untuk kelas Ekonomi.

Barang bawaan penumpang dapat ditempatkan di rak bagasi di atas tempat duduk atau lokasi lain yang tidak mengganggu kenyamanan maupun keselamatan. Namun, barang dengan volume lebih dari 200 dm³ atau dimensi 70 x 48 x 60 cm tidak diperkenankan masuk ke dalam kabin kereta.

Daftar Barang yang Dilarang Dibawa

PT KAI juga mengingatkan adanya sejumlah barang yang dilarang dibawa dalam perjalanan kereta api. Barang-barang tersebut meliputi hewan, narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya, senjata api atau tajam, benda mudah terbakar atau meledak, serta benda berbau busuk atau amis. Selain itu, barang lainnya yang melanggar peraturan perundang-undangan atau dinilai tidak layak dibawa oleh petugas boarding juga tidak diperkenankan.

Dalam masa arus mudik dan balik angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 4 Semarang mengimbau pelanggan untuk lebih berhati-hati dan waspada dalam menjaga barang bawaannya masing-masing.

Data Penumpang dan Rute Favorit di Stasiun Tegal

Pada Sabtu, 14 Maret 2026, hingga pukul 09.00 WIB, sebanyak 5.134 pelanggan menggunakan moda kereta api di Stasiun Tegal. Dari jumlah tersebut, 1.222 pelanggan naik dan 3.912 pelanggan turun di Stasiun Tegal. Data ini masih akan terus bertambah.

Secara akumulatif, mulai Rabu (11/3) hingga Sabtu (14/3), jumlah penumpang yang berangkat dari Stasiun Tegal mencapai 5.541 orang, sementara penumpang yang turun pada periode yang sama sebanyak 12.906 orang.

“Para pelanggan didominasi dengan KA tujuan Jakarta, Surabaya, serta Solo. Untuk kereta api jarak jauh favorit keberangkatan Stasiun Tegal yaitu KA Tegal Bahari, KA Airlangga, serta KA Kertajaya,” jelas Luqman.

Informasi Pemesanan Tiket dan Fitur Connecting Train

Bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan menggunakan kereta api, pemesanan tiket dapat dilakukan melalui semua saluran resmi penjualan tiket KAI, termasuk aplikasi Access by KAI, situs web kai.id, serta mitra penjualan resmi lainnya.

Apabila tiket kereta api yang diinginkan sudah habis, pelanggan dapat memilih alternatif tanggal keberangkatan atau memanfaatkan fitur connecting train yang tersedia di aplikasi Access by KAI. “Fitur ini akan mengkombinasikan jadwal perjalanan KA yang bersifat persambungan,” tambah Luqman.

Selama masa angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 4 Semarang setiap harinya memberangkatkan 36 KA Jarak Jauh, yang terdiri atas 34 KA reguler dan 2 KA tambahan. “Total tempat duduk yang disediakan per hari berjumlah 21.128 tempat duduk,” pungkas Luqman.