Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, memastikan sebanyak 150 ribu bantuan beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) telah didistribusikan kepada siswa di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Penyaluran ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk mendukung pendidikan di daerah tersebut.

“Untuk 2026, kami mendistribusikan sebanyak 150 ribu beasiswa dengan sebaran di wilayah Pulau Lombok,” ujar Lalu Hadrian Irfani di Mataram, Jumat. Ia menjelaskan, program beasiswa ini menyasar peserta didik dari berbagai jenjang, mulai dari taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK).

Sebagai anggota DPR RI yang berasal dari daerah pemilihan NTB II Pulau Lombok, Lalu Hadrian menegaskan bahwa program PIP adalah aspirasi legislatif yang secara khusus ditujukan untuk membantu siswa dari keluarga kurang mampu. Penyaluran beasiswa ini telah berlangsung sejak tahun 2024 dan akan terus dilanjutkan, dengan fokus 150 ribu beasiswa untuk tahun 2026 di wilayah Pulau Lombok.

Program ini telah menjangkau berbagai wilayah di Pulau Lombok, meliputi Kota Mataram, Kabupaten Lombok Tengah, Lombok Barat, Lombok Utara, dan Lombok Timur. Mantan Anggota DPRD NTB ini menekankan bahwa tujuan utama program ini adalah meningkatkan semangat belajar siswa sekaligus menekan angka putus sekolah yang masih menjadi perhatian.

“Program ini sangat bermanfaat dan dirasakan langsung oleh para siswa. Selain itu, juga mampu meringankan beban orang tua,” kata Lalu Hadrian. Menurutnya, bantuan pendidikan ini merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat dengan keterbatasan ekonomi, sekaligus menjadi solusi strategis untuk menjamin keberlanjutan pendidikan generasi muda di daerah.

“Program ini dinilai efektif dalam mengurangi beban finansial wali murid serta meminimalkan risiko putus sekolah,” tambahnya, menggarisbawahi dampak positif program tersebut bagi keberlangsungan pendidikan anak-anak di NTB.