KABUPATEN Klungkung menjadi pusat penyerahan Sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) tingkat Provinsi Bali. Sebanyak 146 sertifikat diserahkan langsung oleh Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sekaligus Presiden Kelima RI, Megawati Soekarnoputri, di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, pada Rabu (1/4).
Dalam seremoni tersebut, Kabupaten Klungkung mencatatkan prestasi membanggakan dengan mendominasi perolehan sertifikat. Dari total yang dibagikan kepada pelaku usaha dan inovator se-Bali, 36 sertifikat di antaranya berhasil diborong oleh perwakilan dari Klungkung.
Bupati Klungkung, I Made Satria, menyatakan bahwa penunjukan wilayahnya sebagai tuan rumah merupakan kehormatan besar. Menurutnya, kehadiran tokoh nasional dalam acara ini memberikan dampak positif bagi iklim kreativitas daerah.
“Merupakan suatu kehormatan luar biasa Klungkung ditunjuk sebagai tempat penyerahan sertifikat HAKI ini. Ini bukan sekadar seremoni, tapi bukti bahwa inovasi di Klungkung siap menjadi yang terdepan di Provinsi Bali,” ujar Bupati Satria.
Lebih lanjut, Bupati Satria berharap pencapaian ini dapat menginspirasi para pengusaha lokal lainnya untuk segera melegalkan karya dan inovasi mereka guna mendapatkan perlindungan hukum.
“Kami ingin memotivasi seluruh pengusaha untuk terus berinovasi dan berkarya tanpa ragu, karena perlindungan hukum atas karya intelektual sangatlah penting,” imbuhnya.
Kepemilikan sertifikat HAKI ini diproyeksikan menjadi pintu gerbang kesejahteraan bagi para pelaku usaha. Selain pengakuan hak cipta, para pemegang sertifikat akan mendapatkan atensi khusus dari BRIN, mencakup kemudahan akses permodalan hingga pendampingan usaha yang berkelanjutan.
“Sertifikat HAKI ini adalah jaminan. Dengan ini, pelaku usaha memiliki nilai tawar lebih dan bisa mendapatkan dukungan strategis dari pemerintah pusat maupun lembaga riset,” tegas Bupati Satria.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan agenda Temu Wicara UMKM yang berfokus pada HAKI dan Manajemen Usaha. Forum ini diselenggarakan di Wyndham Tamansari Jivva Resort, Desa Lepang, untuk membekali para pelaku UMKM agar tidak hanya kreatif dalam memproduksi barang, tetapi juga tertib administrasi dan cakap dalam mengelola bisnis di era digital.
