Sebuah rumah berlantai dua di Jalan Rembang Nomor 135, Kelurahan Dupak, Kecamatan Krembangan, Surabaya, ludes dilalap api pada Minggu (8/3/2026) siang. Insiden kebakaran ini diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik saat pengisian daya telepon genggam di lantai dua rumah tersebut.

Peristiwa nahas ini pertama kali dilaporkan oleh warga bernama Sulis sekitar pukul 13.41 WIB. Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya segera merespons laporan tersebut, bergerak satu menit kemudian, dan tiba di lokasi kejadian perkara (TKP) pada pukul 13.46 WIB.

Kronologi dan Upaya Pemadaman

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Surabaya, Moch. Rokhim, menjelaskan bahwa tim pemadam dan rescue yang tiba di lokasi langsung berupaya memadamkan api. Langkah cepat ini dilakukan untuk mencegah api meluas ke bangunan di sekitarnya.

“Unit pemadam dan tim rescue yang tiba di lokasi langsung melakukan pemadaman. Api pokok berhasil dipadamkan pada pukul 14.03 WIB,” ujar Rokhim.

Setelah api pokok berhasil dikuasai, petugas melanjutkan proses pengecekan dan pendinginan di area yang terbakar. Situasi akhirnya dinyatakan aman dan kondusif pada pukul 14.24 WIB.

Dugaan Penyebab dan Dampak

Rumah yang terbakar diketahui milik Parno (70). Bagian yang terdampak paling parah berada di lantai dua, dengan luas sekitar 3 meter x 4 meter. Struktur lantai dua yang terbuat dari papan diduga menjadi penyebab cepatnya api membesar.

“Diduga kebakaran terjadi akibat korsleting listrik saat pemilik rumah sedang mengisi daya ponsel di lantai dua,” jelas Rokhim, memperkuat dugaan awal penyebab insiden.

Sebelum petugas tiba, warga sekitar sempat berupaya memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil, bahkan setelah menghabiskan tiga tabung APAR, api belum berhasil dipadamkan.

Selain menghanguskan sebagian lantai dua rumah Parno, api juga sempat merambat ke balkon rumah tetangga milik Rachmad (48). Area terdampak di rumah Rachmad diperkirakan seluas 1 meter x 3 meter. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini.

Keterlibatan Instansi

Penanganan kebakaran ini melibatkan sejumlah instansi gabungan. Total 14 unit dari DPKP Surabaya dikerahkan, terdiri dari sembilan unit mobil pemadam dan lima unit tim rescue, yang berasal dari berbagai rayon dan pos seperti Rayon 1 Pasar Turi, Pos Pegirian, Rayon 5 Margomulyo, Pos Grudo, Pos Pakis TVRI, Rayon 2 Tambak Rejo, serta Pos Komando Taktis Joyoboyo.

Selain DPKP Surabaya, instansi lain yang turut serta dalam penanganan insiden ini antara lain BPBD Surabaya, Satpol PP Surabaya, Posko Terpadu Kasuari, serta Tim Gerak Cepat (TGC) Kasuari.