Musisi senior Katon Bagaskara kembali diterpa musibah. Rumahnya di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, terendam banjir pada Selasa (5/5/2026). Melalui akun media sosialnya, pelantun lagu “Yogyakarta” ini meluapkan kekesalannya dan langsung “mencolek” Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, serta menyinggung program penanganan banjir era Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Katon menjelaskan, luapan Kali Grogol yang berada tepat di belakang kompleks huniannya menjadi pemicu utama masuknya air ke pemukiman. Ia menduga debit air sungai tersebut melonjak drastis akibat besarnya buangan air dari berbagai apartemen di sepanjang Jalan Arteri.

Dalam unggahan video pada Selasa (5/5/2026), Katon Bagaskara mengadu langsung kepada Gubernur DKI Jakarta. “Gokill!! Tollong Pak Prram!! Air kali di belakang komplex rumah saya jadi meluap,” tulisnya.

Ia juga menagih janji serta kelanjutan program penanganan banjir yang sebelumnya telah dirintis oleh para pemimpin Jakarta terdahulu. Katon secara spesifik membandingkan situasi saat ini dengan efektivitas program pada era Gubernur Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. “Gimaana doong Pak Pramono Anung? Gimana dengan program-programnya yang mau melanjutkan program Gubernur-Gubernur Jakarta sebelumnya, termasuk Program Pak Ahok yang banyak kurangin banjir??” tuturnya penuh harap.

Katon menyebut, wilayahnya sebenarnya sudah sempat terendam banjir pada Maret lalu, namun penanganan konkret belum juga terlihat. Oleh karena itu, ia meminta bantuan warganet untuk menyebarkan keluhannya agar segera mendapatkan perhatian serius dari pemerintah pusat maupun daerah.

Banjir Melanda Ratusan Titik di Ibu Kota

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan bahwa banjir kali ini melanda ratusan titik di Ibu Kota dengan ketinggian yang mencapai 2,4 meter di area tertentu. Hujan deras yang mengguyur tanpa henti sejak Senin malam menjadi penyebab utama meluapnya sejumlah aliran sungai besar.

Tercatat setidaknya 115 RT di wilayah Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur terdampak oleh genangan air yang bervariasi. Jakarta Selatan menjadi kawasan yang paling menderita dengan total 78 RT yang dilaporkan terendam banjir hingga pagi ini.

Selain merendam pemukiman, akses transportasi di empat ruas jalan utama juga mengalami kelumpuhan akibat genangan air yang cukup tinggi. Lokasi terdampak meliputi kawasan Ciledug Raya, Swadarma, Jalan Rahayu di Jakarta Timur, hingga area Puri Kembangan di Jakarta Barat.

Hingga Selasa siang, petugas gabungan dilaporkan masih terus bersiaga di lapangan guna membantu proses evakuasi dan pendataan warga. Publik kini menanti langkah strategis Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam merespons aduan musisi senior tersebut serta membenahi sistem drainase kota secara menyeluruh.