Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungannya untuk saling memaafkan menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026. Ajakan ini disampaikan guna menyambut bulan penuh berkah dengan hati yang bersih dan tulus.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Mataram, Lalu Alwan Basri, mengungkapkan hal tersebut saat memberikan pengarahan pada apel bersama jajaran ASN di Halaman Kantor Wali Kota Mataram, Senin (9/2/2026). Menurutnya, apel tersebut merupakan yang terakhir sebelum memasuki Ramadhan.

“Mari kita saling memaafkan. Mari kita memasuki Ramadhan dengan hati yang baik, tulus, dan bersih,” kata Lalu Alwan Basri.

Ia menekankan pentingnya membersihkan hati dan mempererat silaturahmi antar-pegawai agar ibadah dan puasa Ramadhan dapat dijalankan dengan khusyuk dan tawadu. Secara pribadi, Sekda juga menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh ASN.

“Saya mohon maaf lahir batin selama kita berinteraksi. Dari hati saya mengucapkan permohonan maaf menjelang kita memasuki bulan Ramadhan,” ujarnya.

Aturan Jam Kerja dan Pakaian ASN Selama Ramadhan

Lalu Alwan Basri menambahkan, Pemerintah Kota Mataram akan segera menerbitkan surat edaran terkait perubahan jam kerja ASN selama Ramadhan dalam pekan ini. Perubahan ini, seperti tahun-tahun sebelumnya, akan berupa pengurangan jam kerja dari hari normal.

Namun, untuk kepastian regulasi, Pemkot Mataram masih menunggu edaran resmi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) sebagai acuan di daerah.

Selain penyesuaian jam kerja, Sekda juga menyampaikan bahwa selama Ramadhan, ASN Muslim di Kota Mataram diwajibkan menggunakan pakaian Muslim. Sementara itu, ASN non-Muslim tetap mengenakan seragam dinas seperti biasa.