Iran mengeluarkan peringatan keras kepada Amerika Serikat (AS) pada Kamis, 21 Mei 2026, menyatakan kesiapan untuk menggunakan senjata canggih yang belum pernah diuji di medan perang jika Washington melancarkan serangan. Pernyataan ini muncul di tengah ketegangan yang memanas di kawasan Timur Tengah.
Seorang sumber militer Iran mengungkapkan kepada kantor berita RIA Novosti bahwa Teheran memiliki kapabilitas pertahanan yang memadai untuk menangkis setiap agresi. Peringatan ini disampaikan setelah CNN melaporkan pada 18 Mei, mengutip sumber yang mengetahui masalah tersebut, bahwa Pentagon telah menyiapkan daftar target serangan di Iran jika Presiden AS Donald Trump memerintahkan kelanjutan serangan terhadap negara tersebut.
“Kami telah memproduksi senjata canggih di dalam negeri yang belum digunakan di medan perang dan belum diuji coba,” kata sumber Iran tersebut, mengomentari kesiapan Iran untuk kemungkinan serangan AS berikutnya.
Sumber tersebut menegaskan bahwa Iran tidak kekurangan aset untuk pertahanan. “Dalam hal peralatan dan kemampuan pertahanan, kami tidak kekurangan apa pun yang akan menghalangi kami untuk membela negara kami. Kali ini, kami tidak berniat untuk menahan diri,” tegasnya.
Pernyataan ini menggarisbawahi sikap tegas Iran dalam menghadapi ancaman militer dari AS dan Israel, menegaskan bahwa Teheran tidak akan ragu untuk mengerahkan seluruh kemampuannya jika kedaulatannya terancam.
