Mataram, Kilatnews.co – Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (NTB) Inspektur Jenderal Polisi Edy Murbowo menaruh perhatian serius terhadap aspek keamanan dan kelancaran arus mudik pada momentum libur Idul Fitri 1447 Hijriah/2026. Pihaknya secara intensif membangun koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan aktivitas mudik tahun ini berjalan nyaman dan tanpa gangguan keamanan.

Irjen Pol. Edy Murbowo, di Mataram pada Senin (16/3), menegaskan komitmen kepolisian dalam memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat. “Untuk itu, kami terus berkoordinasi dengan seluruh pihak agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal,” katanya.

Sebagai bentuk atensi langsung, Kapolda NTB mendampingi Gubernur NTB beserta pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) NTB melakukan pengecekan mobilitas masyarakat di sejumlah titik vital. Kunjungan tersebut meliputi pelabuhan, terminal, dan bandara, yang menjadi simpul utama pergerakan pemudik.

Pada Minggu (15/3), Irjen Pol. Edy Murbowo juga menyempatkan diri menyambangi personel yang bertugas di posko terpadu pengamanan. Ia memantau langsung kegiatan pengamanan di terminal, bandara, dan pelabuhan, serta berinteraksi dengan sejumlah pemudik.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda NTB mengingatkan para pemudik untuk senantiasa waspada terhadap diri dan barang bawaan. Selain itu, ia juga menekankan kepada otoritas pengelola kawasan serta pelaku usaha transportasi agar mengutamakan keselamatan jiwa selama perjalanan.

“Kalau di terminal, sopir dan kru bus harus tetap waspada dan tidak mengemudi dengan kecepatan yang melampaui batas,” ujarnya, menekankan pentingnya kepatuhan terhadap standar keselamatan.

Polda NTB memastikan seluruh standar operasional transportasi, termasuk syarat kenyamanan dan keamanan, harus terpenuhi sebelum pemberangkatan. Upaya pengamanan arus mudik tahun ini di wilayah hukum Polda NTB diwujudkan melalui operasi kepolisian berskala nasional, yakni Operasi Ketupat Rinjani 2026.

Kapolda menegaskan, pengecekan terhadap objek vital pergerakan arus mudik merupakan bagian integral dari rangkaian kegiatan terpadu Operasi Ketupat Rinjani 2026. “Dengan sinergitas pengamanan secara terpadu ini, baik antara pemerintah daerah, TNI, Polri, serta instansi terkait, kami berharap mudik dapat dirasakan lebih aman dan nyaman,” ucapnya.