Sembilan orang dilaporkan tewas dan 20 lainnya mengalami luka-luka setelah sebuah ledakan bom mengguncang sebuah kafe di pusat kota Damaskus, Suriah, pada Kamis (2/7/2026). Insiden yang disebut otoritas setempat sebagai aksi teror ini terjadi di Jalan An Naser, dekat kompleks Istana Kehakiman.

Kementerian Dalam Negeri Suriah mengonfirmasi bahwa ledakan tersebut berasal dari bom rakitan seberat sekitar satu kilogram yang dilengkapi dengan serpihan logam. Bom tersebut meledak di dalam kafe, menyebabkan kerusakan parah di lokasi kejadian dan membuat sejumlah korban harus dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Pasca-kejadian, aparat keamanan segera menutup area kafe untuk kepentingan penyelidikan. Hingga Jumat (3/7/2026), belum ada satu pun kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan mematikan ini.

Penyidik saat ini tengah fokus memeriksa rekaman kamera pengawas, mengumpulkan bukti forensik, serta meminta keterangan dari para saksi mata guna mengidentifikasi pelaku dan pihak-pihak yang terlibat dalam insiden tersebut.

Ledakan yang terjadi di kawasan padat penduduk ibu kota ini kembali menyoroti kerentanan situasi keamanan di Suriah. Negara tersebut masih berjuang memulihkan stabilitas setelah konflik berkepanjangan. Jumlah korban tewas maupun luka-luka masih berpotensi bertambah seiring proses pendataan dan penanganan medis di rumah sakit.