PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mencatat kinerja operasional yang signifikan sepanjang April 2026. Sebanyak 999.225 pelanggan telah menggunakan layanan kereta api jarak jauh maupun lokal di wilayah tersebut, mendekati angka satu juta penumpang.

Angka impresif ini terbagi menjadi 509.089 pelanggan yang berangkat dari stasiun-stasiun di Daop 8 Surabaya, dan 490.136 pelanggan yang tiba. Mobilitas tinggi ini didorong oleh beragam kebutuhan masyarakat, mulai dari perjalanan bisnis, liburan wisata, hingga agenda silaturahmi pascalebaran.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menegaskan bahwa kepercayaan publik menjadi motivasi utama. “Kepercayaan masyarakat ini menjadi dorongan kuat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan,” ujar Mahendro pada Kamis (7/5/2026).

Berdasarkan data akumulasi pergerakan penumpang, kepadatan tertinggi terpusat di tiga stasiun utama Daop 8 Surabaya. Untuk keberangkatan, Stasiun Surabaya Gubeng melayani 150.862 pelanggan, disusul Stasiun Surabaya Pasarturi dengan 149.724 pelanggan, dan Stasiun Malang dengan 82.918 pelanggan.

Sementara itu, untuk kedatangan, Stasiun Surabaya Gubeng juga menjadi yang terfavorit dengan 146.795 pelanggan. Kemudian disusul Stasiun Surabaya Pasarturi dengan 140.459 pelanggan, dan Stasiun Malang dengan 84.115 pelanggan.

KAI Daop 8 Surabaya berkomitmen untuk terus berbenah secara berkelanjutan. Berbagai inovasi layanan serta peningkatan fasilitas pendukung, baik di area stasiun maupun sarana kereta, akan terus dihadirkan. Langkah ini bertujuan mewujudkan ekosistem transportasi umum yang efisien, modern, inklusif, dan memberikan nilai tambah yang berkesan di setiap perjalanan.