PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto mencatat lonjakan signifikan kedatangan penumpang pada masa arus mudik Lebaran 1447 Hijriah. Pada Kamis, 19 Maret 2026, jumlah penumpang yang tiba di wilayah Daop 5 mencapai 34.221 orang, menjadi angka tertinggi sementara selama periode Angkutan Lebaran tahun ini.
Manajer Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, mengungkapkan tingginya mobilitas masyarakat telah terlihat dari peningkatan pemesanan tiket. Hingga saat ini, sebanyak 243.777 pelanggan telah memesan tiket untuk periode perjalanan 11 Maret hingga 1 April 2026.
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, KAI Daop 5 mengoperasikan 21 perjalanan kereta api jarak jauh setiap hari selama masa Angkutan Lebaran. As’ad menegaskan komitmen pihaknya dalam memberikan pelayanan terbaik. “Kami berupaya memberikan layanan perjalanan yang selamat, aman, dan nyaman bagi seluruh pelanggan selama periode mudik,” ujarnya.
Sementara itu, puncak arus keberangkatan dari wilayah Daop 5 diperkirakan terjadi pada 23 hingga 25 Maret 2026. KAI memprediksi jumlah penumpang yang berangkat akan mendekati 27.000 orang per hari, dengan potensi peningkatan seiring penjualan tiket yang terus berlangsung.
KAI juga menginformasikan masih tersedianya tiket dengan tarif diskon 30 persen untuk periode keberangkatan 20–29 Maret 2026. Tercatat sekitar 4.636 kursi masih dapat dimanfaatkan masyarakat dalam program stimulus tersebut.
Tingginya angka kedatangan penumpang menunjukkan wilayah Daop 5 Purwokerto tetap menjadi salah satu tujuan utama masyarakat untuk merayakan Lebaran. Seiring peningkatan jumlah penumpang, KAI mengimbau pelanggan untuk lebih waspada terhadap barang bawaan serta tidak meninggalkan barang di stasiun maupun di dalam kereta.
Pelanggan juga disarankan memanfaatkan aplikasi Access by KAI untuk memantau ketersediaan tiket secara real time. Selain itu, masyarakat diminta merencanakan perjalanan menuju stasiun dengan baik, termasuk mengantisipasi potensi kemacetan dan cuaca, dan diharapkan sudah tiba di stasiun minimal 30 menit sebelum jadwal keberangkatan.
As’ad kembali mengingatkan pentingnya keselamatan dan ketertiban. “Kami terus mengingatkan pentingnya keselamatan dan ketertiban bersama agar perjalanan mudik berjalan lancar dan nyaman,” pungkasnya.
