Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir, menyatakan antusiasmenya menyambut laga Tim Nasional Indonesia melawan St. Kitts and Nevis dalam ajang FIFA Series 2026.

Pertandingan ini, yang dijadwalkan pada Jumat, 27 Maret 2026, akan menjadi ujian perdana bagi pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman.

FIFA Series 2026: Ajang Uji Kemampuan dan Filosofi Berbeda

Erick Thohir, yang juga mantan Presiden Inter Milan, menilai FIFA Series 2026 sebagai platform yang sangat menarik. Menurutnya, ajang ini memberikan kesempatan bagi setiap negara untuk berhadapan dengan lawan yang memiliki filosofi sepak bola yang beragam.

“Ajang FIFA Series 2026 juga kesempatan bagi para pemain Timnas untuk menjajal kemampuan dan gaya bermain berbeda dari konfederasi berbeda,” ungkap Erick Thohir.

Ia menambahkan bahwa format ini penting untuk pengembangan pemain dan tim secara keseluruhan.

Menghadapi St. Kitts and Nevis: Gaya Inggris dan Serangan Balik

Dalam pertandingan pembuka FIFA Series 2026, Timnas Indonesia akan menghadapi wakil dari zona Concacaf, St. Kitts and Nevis. Erick Thohir menyoroti gaya bermain lawan yang disebutnya mirip dengan sepak bola Inggris.

“Pertandingan pertama Indonesia akan menghadapi wakil zona Concacaf, St. Kitts and Nevis,” jelas Erick.

Ia melanjutkan, “Gaya bermain mereka banyak mengadopsi gaya sepak bola Inggris dan juga mengandalkan serangan balik.”

Oleh karena itu, Erick Thohir berharap Jay Idzes dan rekan-rekannya dapat mempersiapkan diri dengan matang untuk menghadapi negara bekas koloni Inggris tersebut. Persiapan yang cermat dianggap krusial untuk menghadapi taktik serangan balik yang menjadi andalan lawan.

Antusiasme Ketum PSSI ini menunjukkan keseriusan PSSI dalam memanfaatkan FIFA Series 2026 sebagai fondasi era baru Timnas Indonesia di bawah kepemimpinan John Herdman.