Harga komoditas bawang di Pasar Masomba, Kota Palu, Sulawesi Tengah, mengalami kenaikan signifikan menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 M. Bawang merah kini mencapai Rp50 ribu per kilogram, melonjak dari harga sebelumnya Rp40 ribu.

Seorang pedagang di Pasar Masomba, Ina, mengungkapkan bahwa kenaikan harga ini merupakan pola tahunan menjelang hari besar keagamaan. “Kalau sudah mendekati lebaran biasanya harga naik lagi, apalagi satu minggu sebelum Idul Adha,” ujar Ina di Palu, Kamis (14/5/2026).

Ina menambahkan, kenaikan harga bawang merah ini dipicu oleh peningkatan harga dari distributor yang mencapai sekitar Rp45 ribu per kilogram. Sementara itu, bawang putih juga tidak luput dari kenaikan, kini dijual sekitar Rp45 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp40 ribu per kilogram, setelah melalui proses sortir dari pembelian per karung.

Berbeda dengan bawang, harga komoditas cabai justru mengalami penurunan. Cabai yang sebelumnya dijual Rp80 ribu per kilogram, kini turun menjadi sekitar Rp60 ribu per kilogram. Namun, Ina mengingatkan bahwa harga tersebut masih berpotensi berubah menjelang hari raya.

Penurunan harga yang lebih drastis terlihat pada telur ayam. Dari sebelumnya Rp62 ribu per rak, kini harga telur ayam anjlok menjadi Rp45 ribu per rak.

Pedagang lain, Faidil, menjelaskan bahwa melimpahnya pasokan telur di pasar dalam beberapa pekan terakhir menjadi penyebab utama penurunan harga ini. “Sekarang telur turun karena stok banyak. Pembeli juga belum terlalu ramai, jadi harga ikut turun,” kata Faidil.

Untuk komoditas lain, harga terpantau relatif stabil. Ayam potong dijual Rp65 ribu per ekor, sedangkan ikan katombo sekitar Rp30 ribu per kilogram. Minyak goreng merek Kunci Mas dibanderol Rp25 ribu per liter dan Rp55 ribu untuk kemasan dua liter.

Harga beras juga bervariasi antara Rp15 ribu hingga Rp18 ribu per kilogram, atau Rp75 ribu hingga Rp90 ribu untuk kemasan lima kilogram, tergantung kualitasnya.

Kenaikan harga bawang ini diperkirakan akan terus berlanjut seiring semakin dekatnya perayaan Idul Adha, yang biasanya memicu peningkatan permintaan dari masyarakat.