Arus lalu lintas mudik menuju Malang mulai menunjukkan peningkatan signifikan pada H-2 Lebaran, Rabu (18/3/2026). Jasamarga Pandaan Malang (JPM) mencatat total 92.866 kendaraan telah memasuki wilayah Malang melalui empat gerbang tol, dengan peningkatan volume kendaraan mencapai 3 hingga 10 persen.
General Manager Operasi Jasamarga Pandaan Malang (JPM), Muhammad Reza Pahlevi Guntur, menjelaskan bahwa selain kendaraan masuk, sebanyak 87.383 kendaraan juga tercatat keluar dari Malang. Data ini dihimpun dari empat gerbang tol utama, yakni Gerbang Tol (GT) Lawang, Singosari, Pakis, dan Malang.
Peningkatan di Gerbang Tol Pakis
Secara rinci, di GT Pakis, sebanyak 25.113 kendaraan memasuki Malang hingga Rabu petang (18/3/2026). “Jumlah ini naik sebesar 7,58 persen, dari lalu lintas normal 2026 sebanyak 23.343 kendaraan,” ujar Reza, Kamis (19/3/2026).
Sementara itu, kendaraan yang meninggalkan Malang melalui GT Pakis juga mengalami kenaikan sebesar 6,20 persen, dengan total 23.015 kendaraan. Angka ini lebih tinggi dibandingkan lalu lintas hari biasa yang tercatat sebanyak 21.672 kendaraan.
Lonjakan di Gerbang Tol Lawang
Di GT Lawang, Kabupaten Malang, JPM mencatat sebanyak 22.700 kendaraan memasuki Malang. Reza menambahkan, “Jumlah ini naik 10,1 persen dari lalu lintas normal 2026 sebanyak 20.626 kendaraan.”
Untuk kendaraan yang meninggalkan Malang melalui GT Lawang, tercatat sebanyak 27.869 kendaraan. “Atau naik sebesar 7,31 persen dari lalu lintas normal 2026 sebanyak 25.970 kendaraan,” terangnya.
Kepadatan di Gerbang Tol Malang Kota
Peningkatan lalu lintas juga terlihat jelas di GT Malang, Kota Malang, yang berlokasi di Kelurahan Madyopuro, Kedungkandang. Sebanyak 45.053 kendaraan memasuki Kota Malang melalui gerbang ini, menunjukkan kenaikan 7,9 persen dari hari normal yang sebanyak 41.760 kendaraan.
Adapun kendaraan yang meninggalkan Malang melalui GT ini tercatat sebanyak 39.499 kendaraan. “Atau naik sebesar 1,39 persen dari lalu lintas normal 2026 sebanyak 38.956 kendaraan,” jelas Reza.
Imbauan untuk Pemudik
Jasamarga mengimbau seluruh pengguna jalan tol untuk mempersiapkan perjalanan dengan matang. Hal ini mencakup memastikan kendaraan dalam kondisi prima, mengisi daya dan bahan bakar sebelum memulai perjalanan.
“Kami cukup mengimbau saldo kartu uang elektronik mencukupi, serta perbekalan memadai. Jika lelah berkendara dapat beristirahat di tempat yang telah tersedia,” pungkas Reza, menekankan pentingnya keselamatan dan kenyamanan selama mudik.
