Palu, Kilatnews.co – Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Polda Sulteng) telah menyiapkan total 92 pos pengamanan dan pelayanan untuk mengamankan arus mudik dan balik perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah/2026. Persiapan ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat Tinombala yang akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.

Rincian Pos Pengamanan dan Pelayanan

Kapolda Sulawesi Tengah, Irjen Pol. Endi Sutendi, menjelaskan bahwa puluhan pos tersebut didirikan untuk memastikan kelancaran dan keamanan selama periode Lebaran di seluruh wilayah Sulawesi Tengah. Dari 92 pos yang disiapkan, rinciannya adalah sebagai berikut:

  • 58 pos pengamanan (pospam)
  • 19 pos pelayanan (posyan)
  • 15 pos terpadu

“Pos pengamanan difokuskan pada pengaturan arus lalu lintas, pencegahan tindak pidana, serta penanganan gangguan keamanan,” ujar Irjen Pol. Endi Sutendi di Palu, Sabtu (14/3/2026).

Ia menambahkan, pos pelayanan disiapkan untuk memberikan berbagai fasilitas kepada masyarakat, seperti informasi perjalanan, bantuan medis, hingga tempat istirahat yang nyaman bagi para pemudik. Sementara itu, pos terpadu akan menyediakan layanan terintegrasi bersama sejumlah instansi terkait, termasuk pemeriksaan kesehatan bagi pengemudi untuk meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas.

Pengamanan Ribuan Objek Vital

Seluruh pos ini akan mengamankan sekitar 4.630 objek pengamanan yang tersebar di berbagai lokasi strategis. Objek-objek tersebut meliputi masjid, lokasi pelaksanaan shalat Idul Fitri, terminal, pelabuhan, bandara, pusat perbelanjaan, hingga tempat wisata yang diperkirakan akan ramai dikunjungi masyarakat selama libur Lebaran.

Keterlibatan Ribuan Personel Gabungan

Operasi Ketupat Tinombala 2026 melibatkan total 3.739 personel gabungan. Mereka terdiri dari 1.566 personel Polri, 399 personel TNI, serta 1.774 personel dari instansi dan pemangku kepentingan terkait lainnya. Keterlibatan personel gabungan ini bertujuan untuk menciptakan sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kapolda Endi Sutendi menegaskan bahwa pengamanan ini dilakukan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif selama perayaan Idul Fitri. “Melalui operasi ini diharapkan masyarakat dapat melaksanakan perjalanan mudik dan merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman,” pungkasnya.