Ratusan warga memadati halaman Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BBPTUHPT) Baturraden, Banyumas, pada Kamis, 12 Maret 2026. Mereka berbondong-bondong untuk mendapatkan kebutuhan pokok, terutama daging sapi, dengan harga lebih murah melalui bazar Ramadan yang digelar unit kerja Kementerian Pertanian tersebut.

Komoditas paling diburu warga adalah daging sapi yang ditawarkan seharga Rp100 ribu per kilogram. Harga ini jauh di bawah harga acuan pemerintah yang berada di kisaran Rp130 ribu hingga Rp140 ribu per kilogram. Sejak bazar dibuka sekitar pukul 08.00 WIB, antrean panjang langsung terbentuk di stan penjualan daging sapi segar.

Sebanyak 180 kilogram daging sapi yang disediakan panitia ludes terjual dalam waktu kurang dari satu jam. Untuk memastikan pemerataan, setiap pembeli dibatasi maksimal satu kilogram.

Selain daging sapi, warga juga berburu komoditas lain seperti telur, beras, dan minyak goreng yang dijual dengan harga lebih terjangkau. Sekitar tiga kuintal telur tersedia dengan harga Rp27 ribu per kilogram, lebih rendah dari harga acuan Rp30 ribu per kilogram.

Siti, salah seorang warga Desa Kemutug Lor, Kecamatan Baturraden, mengaku sengaja datang sejak pagi agar tidak kehabisan daging sapi murah. Ia merasakan penghematan signifikan dari harga yang ditawarkan bazar.

“Saya sengaja datang pagi karena ingin membeli daging sapi. Di pasar harganya sudah sekitar Rp130 ribu per kilogram, sedangkan di sini hanya Rp100 ribu. Walaupun harus antre tidak apa-apa, karena memang lebih hemat,” ujar Siti.

Kementan Berupaya Bantu Masyarakat

Kepala BBPTUHPT Baturraden, Dani Kusworo, menjelaskan bahwa bazar ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Pertanian untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadan.

“Bazar Ramadan ini kami selenggarakan untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan dengan harga lebih terjangkau. Salah satu yang paling diminati memang daging sapi yang kami jual Rp100 ribu per kilogram, lebih murah dari harga pasar,” kata Dani.

Dani menambahkan, tingginya minat warga menunjukkan adanya kebutuhan besar masyarakat terhadap bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau. Oleh karena itu, pihaknya berencana menambah stok pada pelaksanaan bazar berikutnya agar manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak warga.

Selain menyediakan bahan pokok murah, kegiatan ini juga memberikan ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar Baturraden untuk memasarkan produk mereka. Sebanyak 16 stan disediakan untuk berbagai produk makanan dan kebutuhan masyarakat selama Ramadan.

“Kami juga memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produknya di bazar ini, sehingga selain membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok murah, kegiatan ini juga bisa mendukung ekonomi masyarakat,” jelas Dani.

Rangkaian kegiatan sosial selama Ramadan oleh BBPTUHPT Baturraden juga mencakup penyaluran santunan kepada ratusan anak yatim di Kabupaten Banyumas, berupa uang tunai dan bingkisan Ramadan. Acara ini ditutup dengan buka puasa bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) dan tokoh masyarakat setempat, sebagai bentuk penguatan hubungan antara lembaga pemerintah dan masyarakat.