Pemerintah Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, secara resmi melibatkan Palang Merah Indonesia (PMI) setempat untuk memperkuat upaya penanganan bencana di wilayah tersebut. Kolaborasi ini diharapkan mampu mengoptimalkan respons darurat dan layanan kemanusiaan bagi masyarakat.
Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, saat dihubungi di Banawa pada Jumat (13/3/2026), menegaskan pentingnya peran PMI dalam kerja-kerja kemanusiaan yang telah berjalan selama ini. “Tentunya penanganan bencana tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah tetapi membutuhkan dukungan organisasi kemanusiaan seperti PMI,” ujar Vera Elena Laruni.
Ia menjelaskan bahwa keberadaan PMI di Kabupaten Donggala sangat krusial dalam membantu masyarakat saat situasi darurat, mulai dari proses evakuasi hingga berbagai pelayanan kemanusiaan lainnya. Bupati berharap sinergi antara pemerintah daerah dan PMI dapat terus terjalin dengan baik, khususnya untuk program-program yang langsung menyentuh kebutuhan warga.
“Harapannya kolaborasi antara pemerintah daerah dengan PMI tetap berjalan baik, terutama untuk program-program kemanusiaan yang langsung menyentuh masyarakat Donggala,” kata Vera Elena Laruni.
Lebih lanjut, Vera Elena Laruni juga mengharapkan PMI dapat terus meningkatkan perannya dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan di masa mendatang, seperti pelayanan donor darah dan penanganan kebencanaan. Pertemuan antara pemerintah daerah dan PMI Donggala ini menjadi simbol penguatan koordinasi dan sinergi dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Jadi pertemuan pemerintah daerah dengan PMI Donggala ini sebagai wujud dalam mempererat koordinasi dan sinergi antara pemkab dengan organisasi kemanusiaan dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.
