Pecinta sepak bola di Kediri kini dapat merasakan sensasi bermain di lapangan berstandar internasional. Inzia Mini Soccer, fasilitas olahraga terbaru yang berlokasi di Jalan Erlangga, Paron, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, secara resmi menawarkan kualitas rumput sintetis setara dengan lapangan latihan klub Liga Inggris, Tottenham Hotspur.
Inzia Mini Soccer: Fasilitas Premium untuk Komunitas dan Pembinaan
Perwakilan manajemen Inzia Mini Soccer, Saifurrahman Nur Hasan, menjelaskan bahwa fasilitas ini dirancang sebagai ruang terbuka multifungsi. Tidak hanya bagi para pecinta sepak bola untuk berlatih dan berkompetisi, tetapi juga sebagai wadah bagi berbagai komunitas.
“Kami ingin tempat ini menjadi wadah bagi komunitas, sekaligus ruang untuk mencari bibit pemain, khususnya di cabang olahraga sepak bola,” ujar Saifurrahman pada Minggu (5/4/2026).
Ia menambahkan, konsep yang diusung tidak terbatas pada olahraga semata. Komunitas lain juga dapat memanfaatkan area yang luas ini untuk berkegiatan atau sekadar berkumpul.
“Tidak harus untuk sepak bola saja. Komunitas lain juga bisa memanfaatkan tempat ini untuk berkegiatan atau sekadar berkumpul, seperti komunitas senam, mengingat lokasi kami cukup luas,” tambahnya.
Kualitas Rumput Sintetis Setara Tottenham Hotspur
Salah satu keunggulan utama Inzia Mini Soccer terletak pada kualitas permukaan lapangannya. Rumput sintetis yang digunakan didatangkan langsung dari pabrik di China dengan spesifikasi tingkat kerapatan (density) 16 ribu dan tinggi sekitar 6 sentimeter.
“Kami mendapat informasi dari pabrik bahwa salah satu klub Liga Inggris, Tottenham Hotspur, menggunakan kualitas rumput yang setara dengan yang kami pakai di sini,” ungkap Saifurrahman, menegaskan standar premium yang ditawarkan.
Lapangan dibangun dengan ukuran standar mini soccer, yakni 30 x 50 meter, dengan tambahan area di sisi kanan dan kiri sehingga total mencapai sekitar 54 x 56 meter.
Fasilitas Lengkap dan Antusiasme Tinggi
Untuk menunjang kenyamanan pemain dan pengunjung, Inzia Mini Soccer dilengkapi dengan berbagai fasilitas modern. Tersedia ruang ganti (locker room) berpendingin udara, kamar mandi yang bersih, serta area duduk yang nyaman bagi pemain dan penonton. Di kawasan tersebut juga terdapat kafe yang menyediakan minuman dan makanan ringan.
“Kami ingin menciptakan nuansa di mana setiap pemain atau klub yang menyewa di sini merasa seperti pemain profesional,” kata Saifurrahman.
Area parkir yang luas juga menjadi perhatian, dengan kapasitas sekitar 300 sepeda motor dan 50 mobil, mampu mengakomodasi pengunjung, terutama saat jam ramai. Sejak masa uji coba dibuka, antusiasme masyarakat cukup tinggi, seiring dengan tren mini soccer yang sedang berkembang pesat.
“Mini soccer memang sedang diminati karena berada di antara sepak bola dan futsal,” jelas Saifurrahman.
Mayoritas pengguna berasal dari kalangan pekerja, pelajar, hingga komunitas. Aktivitas di lapangan ini paling ramai pada sore hingga malam hari, yakni sekitar pukul 16.00 hingga 22.00 WIB. Tarif sewa lapangan dimulai dari Rp400 ribu pada pagi hari, Rp500 ribu sore, dan Rp600 ribu pada malam hari per jam, dengan skema harga khusus bagi member.
Ke depan, pengelola berencana menggelar kompetisi rutin antaranggota sebagai bagian dari pengembangan aktivitas olahraga di lokasi tersebut.
“Harapannya, fasilitas ini bisa ikut mendorong perkembangan sepak bola di Kediri, baik dari sisi komunitas maupun pembinaan pemain,” tandas Saifurrahman.
