Pengusaha Insanul Fahmi menjadi sorotan publik setelah sebuah video singkat yang memperlihatkan dirinya tengah bersenang-senang bersama teman-teman viral di media sosial. Video ini menarik perhatian karena muncul di tengah persoalan pribadi Insanul dengan Wardatina Mawa maupun Inara Rusli yang belum sepenuhnya tuntas.
Menanggapi hal tersebut, Insanul Fahmi, yang berusia 26 tahun, membantah keras tuduhan bahwa video itu adalah momen “dugem” atau berada di klub malam. Ia menjelaskan bahwa kejadian dalam video tersebut sudah berlangsung cukup lama dan berlokasi di sebuah restoran.
Insanul Fahmi: Video Lama di Restoran Meksiko
“Yang dituduhkan di klub itu sebenarnya udah lama banget. Itu di restoran Meksiko gitu,” ujar Insanul Fahmi saat ditemui media belum lama ini. Ia menekankan bahwa video tersebut merupakan bagian dari pesta teman lamanya, bukan aktivitas dugem seperti yang disangkakan.
Insanul menduga, kemunculan kembali video lama itu sengaja dilakukan untuk menggiring opini publik. Oleh karena itu, ia menyatakan kesiapannya untuk menempuh jalur hukum jika diperlukan, guna membersihkan namanya dari tuduhan yang tidak berdasar.
“Banyaklah penggiringan opini. Mungkin kita akan mengambil langkah-langkah hukum nanti, mungkin sama Bang Tommy,” tambahnya, merujuk pada kuasa hukumnya, Tommy Triyunanto.
Tim Hukum Mulai Kumpulkan Bukti Digital
Tommy Triyunanto membenarkan bahwa tim hukumnya telah mulai mengumpulkan bukti digital terkait penyebaran video tersebut. Ia mengungkapkan bahwa beberapa akun media sosial telah teridentifikasi sebagai pihak yang diduga sengaja memicu kontroversi demi kepentingan pribadi yang tidak bertanggung jawab.
“Insanul juga udah meng-capture, sudah direkam posisi-posisi akun-akunnya. Jadi nanti akan kita tindak lanjuti juga. Karena ini jelas menggiring opini dengan tujuan tertentu oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” tegas Tommy.
Pihak Insanul Fahmi saat ini masih memantau perkembangan situasi secara cermat sebelum memutuskan untuk membawa masalah penyebaran video lama ini ke ranah hukum. “Ya nanti kita lihat, semakin mengerucut tentunya bakal terlihat siapa saja yang terlibat,” imbuh Insanul.
Hingga saat ini, Insanul menegaskan fokusnya tetap pada pembuktian fakta dan klarifikasi publik. Ia juga memperingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.
