Oleh: Prof. Dr. TGH. Fahrurrozi Dahlah, QH., M.A.
(Wakil Ketua Umum PBNW – Guru Besar UIN Mataram)
Alhamdulillah wa syukru lillah, lebaran telah tiba. Maka kita patut bersyukur sekaligus mengekspresikan dalam segala dimensi kehidupan kita.

Idul Fitri, hari raya yang dirayakan oleh umat Islam setelah selesai menjalani puasa Ramadhan, memiliki makna yang sangat mendalam dan luas.

Makna Normatif:

Idul Fitri merupakan hari raya yang diwajibkan oleh Allah SWT sebagai bentuk kesyukuran atas nikmat yang telah diberikan kepada umat Islam. Hari raya ini juga merupakan kesempatan bagi umat Islam untuk memperbarui iman dan taqwa mereka, serta memperbaiki diri menjadi lebih baik.

فَإِذَا قَضَيْتُمُ الصِّيَامَ فَاذْكُرُوا اللَّهَ وَاسْتَغْفِرُوهُ

(QS. Al-Baqarah: 185) – “Maka apabila kamu telah selesai berpuasa, maka berdzikirlah kepada Allah dan mohonlah ampun kepadanya.

Makna Filosofis:

Idul Fitri merupakan simbol dari kesucian dan kebangkitan jiwa. Hari raya ini mengingatkan kita akan pentingnya membersihkan diri dari dosa-dosa dan kesalahan, serta memperbaiki diri menjadi lebih baik.
إِنَّ الَّذِينَ اتَّقَوْا إِذَا مَسَّهُمْ طَائِفٌ مِنَ الشَّيْطَانِ تَذَكَّرُوا فَإِذَا هُمْ مُبْصِرُونَ”

(QS. Al-A’raf: 201) – “Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa, apabila mereka ditimpa was-was dari syaitan, mereka ingat kepada Allah, maka ketika itu juga mereka melihat (kesalahan-kesalahan mereka).

Makna Sosiologis:

Idul Fitri merupakan hari raya yang memperkuat ikatan sosial dan kebersamaan antar umat Islam. Hari raya ini juga merupakan kesempatan bagi umat Islam untuk mempererat tali silaturahmi dan memaafkan kesalahan satu sama lain.

وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ وَارْكَعُوا مَعَ الرَّاكِعِينَ
(QS. Al-Baqarah: 43) – “Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat, dan ruku’lah bersama orang-orang yang ruku’.

Makna Antropologis:

Idul Fitri merupakan hari raya yang merefleksikan identitas dan budaya umat Islam. Hari raya ini juga merupakan kesempatan bagi umat Islam untuk mengekspresikan diri dan menunjukkan kebanggaan mereka sebagai umat Islam.

وَكَذَٰلِكَ جَعَلْنَاكُمْ أُمَّةً وَسَطًا لِتَكُونُوا شُهَدَاءَ عَلَى النَّاسِ وَيَكُونَ الرَّسُولُ عَلَيْكُمْ شَهِيدًا”
(QS. Al-Baqarah: 143)

Dan demikianlah Kami jadikan kamu (umat Islam) sebagai umat yang adil dan pilihan agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu.

Dalam keseluruhan, Idul Fitri merupakan hari raya yang memiliki makna yang sangat mendalam dan luas, mencakup aspek normatif, filosofis, sosiologis, dan antropologis. Hari raya ini merupakan kesempatan bagi umat Islam untuk memperbaiki diri, memperkuat ikatan sosial, dan mengekspresikan diri sebagai umat Islam.

HIKMAH KEMULIAAN IEDUL FITRI UNTUK SEMUA:

Iedull Fitri merupakan hari raya yang memiliki banyak hikmah dan pelajaran yang dapat diambil. Antara lain:

1. Kesucian dan Pembersihan Diri:

Idul Fitri merupakan hari raya yang mengingatkan kita akan pentingnya membersihkan diri dari dosa-dosa dan kesalahan. Puasa Ramadhan yang telah kita jalani selama sebulan penuh merupakan proses pembersihan diri, dan Idul Fitri merupakan hari raya yang menandai kesucian dan kebangkitan jiwa.

2. Kembali kepada Fitrah

Idul Fitri merupakan hari raya yang mengingatkan kita akan pentingnya kembali kepada fitrah, yaitu keadaan asli manusia yang suci dan bersih. Puasa Ramadhan dan Idul Fitri merupakan proses untuk mengembalikan fitrah kita yang telah terkontaminasi oleh dosa-dosa dan kesalahan.

3. Penghargaan atas Nikmat

Idul Fitri merupakan hari raya yang mengingatkan kita akan pentingnya menghargai nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT. Puasa Ramadhan dan Idul Fitri merupakan kesempatan bagi kita untuk mensyukuri nikmat yang telah diberikan dan meningkatkan keimanan kita.

4. Kebersamaan dan Silaturahmi

Idul Fitri merupakan hari raya yang memperkuat ikatan sosial dan kebersamaan antar umat Islam. Hari raya ini merupakan kesempatan bagi kita untuk mempererat tali silaturahmi dan memaafkan kesalahan satu sama lain.

5. Peningkatan Iman dan Taqwa

Idul Fitri merupakan hari raya yang mengingatkan kita akan pentingnya meningkatkan iman dan taqwa kita. Puasa Ramadhan dan Idul Fitri merupakan proses untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita, sehingga kita dapat menjadi lebih baik dan lebih dekat dengan Allah SWT.

6. Kesabaran dan Ketabahan:

Idul Fitri merupakan hari raya yang mengingatkan kita akan pentingnya kesabaran dan ketabahan dalam menghadapi cobaan dan kesulitan. Puasa Ramadhan dan Idul Fitri merupakan proses untuk meningkatkan kesabaran dan ketabahan kita, sehingga kita dapat menghadapi cobaan dan kesulitan dengan lebih baik.

7. Kebangkitan dan Perubahan:

Idul Fitri merupakan hari raya yang mengingatkan kita akan pentingnya kebangkitan dan perubahan. Puasa Ramadhan dan Idul Fitri merupakan proses untuk mengubah diri kita menjadi lebih baik, sehingga kita dapat mencapai kebangkitan dan kesuksesan yang sebenarnya.

Dalam keseluruhan, Idul Fitri merupakan hari raya yang memiliki banyak hikmah dan pelajaran yang dapat diambil. Hari raya ini merupakan kesempatan bagi kita untuk memperbaiki diri, meningkatkan iman dan taqwa, dan mencapai kebangkitan dan kesuksesan yang sebenarnya.

#SELAMATBERLEBARAN.

عيد سعبد مبارك
كل عام نحن وانتم دوما على خير.
ونسأل الله أن يختم لنا رمضان بعفوه ورضوانه والعتق من نيرانه و أن يجعلنا فيه من المقبولين وأن يعيده إلينا أعواما عديدة ونحن في صحة وعافية. آمين.
تحياتى
أخوكم المحب.
الحاج فخرالرازى بن الحاج دحلان اسنوى