Kepergian penyanyi Vidi Aldiano pada Sabtu, 7 Maret 2026, masih menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan orang-orang terdekatnya. Sosok Vidi yang dikenal hangat dan penuh semangat membuat kehilangan ini terasa begitu berat, terutama bagi sang istri, Sheila Dara Aisha, yang setia mendampingi hingga akhir.
Di tengah suasana duka, ayahanda Vidi Aldiano, Harry Kiss, mengungkapkan kekagumannya terhadap ketegaran menantunya, Sheila Dara. Harry menyebut Sheila sebagai sosok yang luar biasa kuat dan selalu berada di sisi Vidi selama putranya berjuang melawan penyakit kanker.
“Sheila itu menantu yang paling baik so far. Waktu Vidi sakit, dia yang selalu dampingi. Dia sosok yang paling survive,” ungkap Harry dengan nada haru saat ditemui awak media di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Selasa (10/3/2026).
Harry Kiss juga mengenang perjuangan luar biasa putranya melawan kanker yang diderita selama enam tahun terakhir. Baginya, Vidi adalah pejuang yang tak pernah menyerah.
“Vidi berjuang luar biasa, sangat kuat. Mungkin kalau kita-kita ini sudah menyerah sejak awal. Penyakitnya sudah diangkat, alhamdulillah,” tutur Harry, menggambarkan semangat juang Vidi.
Harry memastikan bahwa Sheila tidak sendirian menghadapi masa sulit setelah kepergian suaminya. Dukungan dari sahabat-sahabat Vidi terus mengalir, membuat suasana rumah tetap dipenuhi orang-orang yang ingin menguatkan Sheila.
“Tiap hari ada teman-temannya Vidi datang. Mereka ngumpul di rumah, memberi hiburan untuk Sheila. Jadi Sheila juga nggak (sendirian),” jelasnya.
Ketegaran Sheila Dara sempat menjadi perhatian publik setelah sebuah video dirinya beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut, Sheila tampak berusaha tetap tenang meski baru saja kehilangan orang yang paling dicintainya.
Menanggapi hal itu, Harry mengatakan bahwa sikap tersebut memang mencerminkan kepribadian Sheila yang tenang, kuat, dan berusaha tegar di tengah cobaan. “Sheila memang gitu orangnya,” ucap Harry singkat.
Vidi Aldiano mengembuskan napas terakhir di kediamannya setelah berjuang melawan kanker. Kepergiannya meninggalkan kenangan mendalam tentang keberanian, cinta, dan keteguhan hati bagi keluarga serta orang-orang yang mencintainya.
