Masa depan bek andalan Tottenham Hotspur, Cristian Romero, menjadi sorotan setelah muncul kabar mengenai klausul pelepasan dalam kontraknya. Klausul ini disebut-sebut dapat memuluskan kepindahannya ke klub-klub raksasa Spanyol pada bursa transfer musim panas mendatang.
Menurut laporan dari media Spanyol Marca dan media Argentina TyC Sports, pemain berusia 27 tahun itu memiliki klausul preferensial senilai €60 juta. Klausul ini secara khusus berlaku untuk tiga klub elite La Liga: Real Madrid, Barcelona, dan Atletico Madrid. Angka tersebut lebih rendah dari estimasi pasar Tottenham yang diperkirakan mencapai €70 juta.
Klausul pelepasan ini merupakan bagian dari negosiasi kontrak baru yang ditandatangani Romero pada Agustus 2025, yang mengikatnya dengan Tottenham hingga tahun 2029. Namun, kebenaran mengenai klausul ini masih menjadi perdebatan di kalangan pakar transfer.
Pakar transfer terkemuka, Fabrizio Romano, membantah adanya klausul tertulis yang mengikat dengan nilai pasti, termasuk angka €60 juta yang beredar. Romano menjelaskan bahwa pada negosiasi musim panas 2025, memang sempat dibicarakan semacam “gentlemen’s agreement” atau kesepakatan lisan. Kesepakatan tersebut akan berlaku jika ada klub top Spanyol yang mengajukan tawaran realistis, namun ia menegaskan bahwa itu bersifat verbal dan tidak mengikat secara hukum.
Romero sendiri tidak pernah menyembunyikan keinginannya untuk bermain di La Liga suatu hari nanti. Kedekatannya dengan banyak pemain Argentina di Atletico Madrid, serta kekaguman manajer Diego Simeone terhadapnya, semakin memperkuat spekulasi kepindahannya ke klub ibu kota Spanyol tersebut. Real Madrid juga dikabarkan memantau situasi Romero untuk memperkuat lini pertahanan mereka yang menua.
Minat klub-klub Spanyol terhadap Romero memang signifikan. Atletico Madrid bahkan telah berupaya merekrutnya sejak musim panas lalu, namun Tottenham memasang banderol fantastis sebesar €175 juta pada saat itu, yang menghalangi langkah mereka. Laporan terbaru dari Goal.com menyebutkan bahwa Atletico Madrid kini tidak yakin akan melanjutkan minat mereka pada Romero karena beberapa faktor, termasuk harga yang mungkin masih terlalu tinggi bagi mereka dan status Tottenham di Liga Primer.
Situasi Tottenham dan Ketidakpuasan Romero
Situasi Tottenham Hotspur musim ini sangat mengkhawatirkan, dengan klub berada di dekat zona degradasi Liga Primer Inggris. Kondisi ini membuat masa depan banyak pemain, termasuk kapten tim Cristian Romero, menjadi tidak pasti. Beberapa pihak di Tottenham bahkan menganggap Romero sebagai salah satu pemain yang harus dijual pada bursa transfer musim panas mendatang demi perombakan tim.
Romero sendiri telah menyuarakan ketidakpuasannya terhadap minimnya investasi klub pada bursa transfer Januari lalu. Ia menyebut situasi tersebut “tidak dapat dipercaya” dan “memalukan” di tengah krisis cedera yang melanda tim. Pernyataan ini semakin memperkuat dugaan bahwa ia mungkin mencari jalan keluar dari klub.
Meskipun laporan mengenai klausul pelepasan khusus untuk klub Spanyol terus beredar, beberapa sumber terpercaya seperti Football London justru membantah adanya klausul tersebut dalam kontrak Romero. Jika tidak ada klausul yang mengikat, maka klub mana pun yang ingin merekrut Romero harus menegosiasikan harga langsung dengan Tottenham sesuai dengan banderol yang ditetapkan klub di bursa transfer mendatang.
Fabrizio Romano juga mengungkapkan bahwa beberapa klub terkemuka Eropa telah mulai menghubungi Tottenham terkait kemungkinan transfer Romero. Hal ini menunjukkan bahwa potensi kepergian sang kapten di musim panas ini sangatlah nyata, terlepas dari status Tottenham di kompetisi domestik.
