Pemerintah Kota (Pemkot) Palu, Sulawesi Tengah, menyalurkan paket bantuan logistik kepada 80 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak banjir di Dusun Wana, Kelurahan Tipo. Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga yang mengalami musibah.

Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, menyatakan bahwa pembagian bantuan dipusatkan di halaman Kantor Kelurahan Tipo, Kecamatan Ulujadi. “Pembagian bantuan tersebut dipusatkan di halaman Kantor Kelurahan Tipo, Kecamatan Ulujadi. Upaya ini bentuk komitmen kami memberikan perlindungan kepada warga terdampak,” kata Hadianto di Palu, Kamis (5/3/2026).

Bantuan logistik yang disalurkan berupa beras, mi instan, susu, dan teh. Paket ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan bersama Dinas Sosial Kota Palu, sebagai respons cepat pemerintah terhadap kondisi warga pascabanjir.

Hadianto juga menginstruksikan instansi teknis terkait untuk segera melakukan percepatan pemulihan, termasuk pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak bencana hidrometeorologi. “Paling tidak bantuan ini meringankan beban warga yang terdampak, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari,” ujarnya.

Ia menambahkan, jumlah kepala keluarga penerima bantuan dimungkinkan akan bertambah sesuai dengan perkembangan data dan informasi terbaru dari pemerintah kelurahan setempat maupun Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palu. “Kami memastikan percepatan penanggulangan bencana secara cepat, terkoordinasi, dan tepat sasaran dengan melibatkan lintas instansi di lingkungan Pemkot Palu,” ucap Hadianto.

Sebelumnya, banjir melanda Kota Palu pada Selasa (3/3/2026) akibat guyuran hujan lebat. Kejadian ini mengakibatkan akses jalan di Dusun Wana, Kelurahan Tipo, termasuk akses jalan poros Palu-Donggala di Kelurahan Watusampu, terganggu. Dusun Wana sempat terisolasi karena akses jalan terputus dan jaringan listrik padam akibat pohon tumbang.

“Kami terus berupaya memberikan pelayanan kedaruratan kepada warga, supaya kondisi itu cepat pulih dan warga dapat beraktivitas normal kembali,” tutur Hadianto.

sumber gambar: ANTARA/HO-Humas Pemkot Palu