Gubernur Banten Andra Soni menegaskan kesiapan pelayanan arus mudik dan balik Idulfitri 1447 H/2026 M melalui silaturahmi dan buka puasa bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Minggu (15/3/2026). Pertemuan ini turut dihadiri oleh para bupati dan wali kota se-Banten.
Dalam kesempatan tersebut, Andra Soni menyampaikan apresiasi atas sinergi dan kolaborasi seluruh pihak yang terlibat dalam mempersiapkan pelayanan bagi masyarakat selama periode mudik Lebaran. “Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengucapkan terima kasih atas sinergi dan kolaborasi Forkopimda, para bupati dan wali kota, pengelola jalan tol, pengelola pelabuhan penyeberangan, serta seluruh pihak dalam pelayanan arus mudik dan balik Idulfitri,” ucap Andra.
Andra juga menyoroti upaya perbaikan di sejumlah ruas jalan tol, khususnya Jalan Tol Tangerang–Merak yang menjadi akses utama menuju Pelabuhan Merak dan kawasan strategis lainnya. Ia mengapresiasi langkah cepat pengelola jalan tol dalam memperbaiki kerusakan. “Alhamdulillah, pelaksanaan perbaikan bisa berjalan dengan baik,” ungkapnya.
Selain itu, apresiasi turut disampaikan kepada pemerintah kabupaten dan kota yang telah berupaya memperbaiki jalan berlubang demi memberikan pelayanan terbaik bagi pengguna jalan. Andra berharap kolaborasi antar kepala daerah terus terjalin guna memastikan kelancaran arus mudik. “Mohon didoakan agar para kepala daerah selalu diberikan kesehatan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Andra Soni menekankan pentingnya kolaborasi, sinergi, dan komunikasi yang baik dalam mengatur arus lalu lintas menuju destinasi wisata. Menurutnya, komunikasi yang terarah dapat mencegah kekecewaan wisatawan akibat salah informasi. Ia menyebut objek wisata populer seperti Anyer, Tanjung Lesung, dan Sawarna akan menjadi tujuan utama pengunjung, terutama dari wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek), dan Sukabumi.
“Pemprov Banten juga telah mendirikan Pos Siaga Bencana Mudik Lebaran Idulfitri 1447 H di Gedung Negara Provinsi Banten,” jelas Andra.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten, Lutfi Mujahidin, menambahkan bahwa BPBD se-Provinsi Banten mengerahkan 646 personel dan 51 posko. Posko-posko ini disebar di berbagai titik arus mudik dan tempat wisata, termasuk lokasi yang rawan kemacetan serta bencana.
