Ratusan warga dari berbagai wilayah di Pulau Bangka antusias menyerbu Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diselenggarakan oleh Kepolisian Daerah (Polda) Kepulauan Bangka Belitung pada Jumat (13/3) di Taman Bhaypark. Kegiatan ini menawarkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga jauh di bawah pasaran, dengan telur ayam seharga Rp1.000 per butir menjadi daya tarik utama.
Antrean panjang terlihat sejak pagi hari, menunjukkan tingginya animo masyarakat untuk mendapatkan sembako murah di tengah kenaikan harga bahan pokok. Dalam GPM ini, sejumlah komoditas dijual dengan harga khusus, antara lain beras SPHP Rp58 ribu per kemasan 5 kilogram, gula pasir Rp15 ribu per kilogram, dan Minyakkita 2 liter seharga Rp25 ribu.
Namun, telur ayam menjadi primadona. Dijual Rp10 ribu untuk 10 butir atau Rp1.000 per butir, harga ini jauh lebih murah dibandingkan harga pasaran yang mencapai Rp2.000 per butir. Pembelian telur dibatasi maksimal 10 butir per orang untuk memastikan pemerataan.
Polda Babel Siapkan Ribuan Ton Sembako
Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Irjen Viktor T Sihombing menjelaskan, GPM ini merupakan bagian dari kegiatan serentak yang dilaksanakan oleh seluruh Polda di Indonesia. “GPM Ini serentak di seluruh Polda di Indonesia. Di Babel sendiri kegiatan ini juga dilaksanakan serentak diseluruh Polres hingga ke Polsek,” ujar Irjen Viktor.
Untuk kegiatan di Bangka Belitung, Polda telah menyiapkan 15 ton beras SPHP, 1.500 liter Minyakkita, dan 10.400 butir telur ayam. Irjen Viktor berharap kegiatan ini dapat meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama menjelang bulan Ramadhan dan Lebaran.
“Tadinya sehari, tapi besok tetap kami laksanakan untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga murah,” tambah Irjen Viktor, memastikan GPM akan berlanjut pada Sabtu (14/3).
Warga Merasa Sangat Terbantu
Wulandari, salah seorang warga Kota Pangkalpinang, mengungkapkan rasa syukurnya atas adanya GPM ini. “Kami harap terus diadakan, dan kami merasa terbantu, apalagi seperti harga telur dari Rp2000 perbutir, dijual Rp1000 per butir,” kata Wulandari, menyoroti perbedaan harga yang signifikan.
Kegiatan GPM ini diharapkan dapat menjadi solusi jangka pendek bagi masyarakat untuk menghadapi fluktuasi harga bahan pokok, sekaligus menunjukkan komitmen kepolisian dalam membantu kesejahteraan warga.
