Pasangan Emil Dardak dan Arumi Bachsin telah membina rumah tangga selama lebih dari satu dekade. Di tengah derasnya arus era digital, keduanya menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga keutuhan hubungan mereka, termasuk menghadapi berbagai tantangan yang muncul di media sosial.

Emil Dardak, yang menjabat sebagai Wakil Gubernur Jawa Timur, mengakui kerap menerima pesan langsung (DM) bernada menggoda dari sejumlah perempuan di media sosialnya. Meski demikian, ia menegaskan pentingnya keterbukaan dengan sang istri. “Kalau DM yang menjurus, ya mati aja kalau kita nggak cerita (ke istri),” ujar Emil Dardak dalam sebuah acara televisi, Rumpi Trans TV.

Menurut Emil, menyembunyikan pesan-pesan semacam itu bukanlah pilihan yang bijak. Arumi Bachsin pun menyetujui bahwa keterbukaan adalah fondasi krusial untuk menjaga keharmonisan pernikahan dan menghindari hal-hal yang bersifat toxic. Arumi juga menyoroti perbedaan antara kecurigaan berlebihan dan kebutuhan akan kepastian cinta dalam rumah tangga.

“Kalau curigaan (yang berlebihan) menurut aku toxic. Kayak, ‘Kamu ke mana? Kamu pas gini ah..’, itu beda,” jelas Arumi. Ia menambahkan, “Tapi kalau nanya ‘Kamu masih sayang aku nggak?’, itu fitrah. Walaupun kita baru dinikahin, mungkin sorenya nanya, ‘Eh kamu sayang aku nggak?’, itu tuh lebih ke reassuring (mencari ketenangan).”

Kemesraan pasangan ini kembali terlihat saat Arumi merayakan ulang tahunnya yang bertepatan dengan hari pertama Ramadan 2026. Emil Dardak memilih momen sahur untuk memberikan kejutan, alih-alih pada tengah malam, agar terasa lebih istimewa dan bermakna.

“Sebenarnya gini, biasanya kan kalau jam 12 malam tuh udah standar di-surprise semua orang. Nah, kalau ini jam sahur nih nanggung, soalnya kalau jam 12 malam di-surprise, sahur mesti bangun lagi kan nanggung. Mending langsung sampai sahur,” tutur Emil Dardak. Uniknya, Emil sempat terlihat kebingungan saat menyiapkan menu sahur yang sederhana.

“Sahurnya heboh. Ini diaduk kan Mbak ya? Tahu, masih berbau telur, nggak diaduk kan Mbak?” tanya Emil Dardak saat memasak. Arumi mengaku tidak menyangka kejutan itu datang saat sahur. “Aku tuh mikirnya waktu kemarin tuh paling (kejutannya) pas buka puasanya. Karena kan tahun ini hari pertama puasa.” Ia melanjutkan, “Jadi fokus kita udah ke puasa. Nggak nyangka bahwa kejutannya justru di sahur. Enggak siap.”

Dari cara menghadapi godaan di media sosial hingga kejutan sahur yang penuh makna, pasangan Emil Dardak dan Arumi Bachsin menunjukkan bahwa keterbukaan komunikasi dan perhatian kecil adalah kunci utama dalam menjaga keharmonisan dan keutuhan rumah tangga mereka.

sumber gambar: gesit.id