Dokter Kamelia akhirnya angkat bicara terkait kabar yang menyebut dirinya dibentak oleh aktor Ammar Zoni dalam sebuah pertemuan baru-baru ini. Melalui unggahan video singkat, Kamelia menegaskan bahwa informasi tersebut tidak sepenuhnya benar, melainkan situasi yang jauh lebih emosional daripada sekadar kemarahan sesaat seperti yang dituduhkan banyak pihak di media sosial.

Menurut Dokter Kamelia, Ammar Zoni tidak bermaksud membentaknya secara kasar atau menunjukkan perilaku agresif. Ia menjelaskan bahwa aktor tersebut sedang berada dalam kondisi mental yang sangat rapuh dan merasa sangat ketakutan jika harus ditinggalkan oleh orang-orang terdekatnya saat ini.

“Kagak, kagak ada yang bentak-bentak. Bang Ammar, Bang Ammar tuh dibentak Bang Ammar tuh emang suaranya kayak gitu, cuman mau menjelaskan doang, ‘enggak gitu yang’, gitu doang,” ujar Dokter Kamelia, mengklarifikasi.

Kamelia menambahkan, justru dirinya yang sempat terbawa emosi dalam interaksi tersebut, bukan Ammar Zoni seperti yang diberitakan. Ia merasa perlu meluruskan persepsi publik agar tidak ada kesalahpahaman mengenai karakter asli Ammar yang kini sedang berjuang keras melewati proses hukum yang sangat berat dan panjang.

“Duh justru aku yang emosi dong, Bang Ammar malah enggak emosi sama aku. Bang Ammar tuh enggak emosi, Bang Ammar cuma takut ditinggalin aku,” tambahnya.

Ammar Zoni Terjerat Kasus Narkoba Keempat Kali

Saat ini, Ammar Zoni masih mendekam di balik jeruji besi atas dugaan keterlibatan dalam jaringan peredaran narkoba dari dalam penjara. Kasus ini merupakan kali keempat dirinya terjerat masalah hukum yang sama. Namun, kali ini perannya diduga jauh lebih aktif sebagai pengatur distribusi berbagai jenis narkotika dari dalam sel tahanan.

Pihak kepolisian menduga Ammar Zoni berperan sebagai pengepul dan pengatur peredaran sabu, ekstasi, hingga ganja sintetis di lingkungan Rutan Salemba. Ia disinyalir menggunakan aplikasi komunikasi khusus bernama Zangi untuk melakukan transaksi secara rahasia agar tidak terdeteksi oleh petugas keamanan rutan selama masa penahanan.

Atas perbuatannya tersebut, Ammar Zoni kini terancam hukuman yang sangat berat, yaitu maksimal dua puluh tahun penjara atau bahkan hukuman mati. Statusnya sebagai residivis yang sudah empat kali tertangkap membuat penegak hukum mempertimbangkan sanksi maksimal guna memberikan efek jera yang nyata bagi sang aktor ternama tersebut.

Perjalanan Hukum dan Kondisi Kesehatan Ammar Zoni

Pada Oktober 2025 lalu, Ammar sempat dipindahkan ke Lapas Super Maximum Security di Nusakambangan karena dinilai memiliki risiko tinggi bagi keamanan. Namun, per Maret 2026, ia telah dipindahkan kembali ke Lapas Narkotika Jakarta untuk menjalani serangkaian persidangan lanjutan guna menentukan nasib hukumnya.

Dalam persidangan terbaru yang digelar pada Januari 2026, Ammar Zoni terlihat menangis dan mengakui segala kesalahannya di hadapan majelis hakim. Meski mengaku bersalah sebagai pengguna, ia tetap membantah keras tuduhan yang menyebut dirinya sebagai bandar atau bagian dari jaringan pengedar narkoba skala besar.

Ammar mengklaim bahwa terdapat tekanan tertentu selama proses penyidikan dan ia sempat diminta oleh pihak rutan untuk membuat surat pengakuan. Pengakuan ini menjadi salah satu poin pembelaan yang disampaikan oleh tim hukumnya untuk meringankan tuntutan hukuman mati yang membayangi dirinya.

Kondisi kesehatan fisik Ammar Zoni dilaporkan terus menurun secara signifikan selama masa penahanan. Ia dikabarkan sering mengalami stres berat hingga mengalami gangguan fisik seperti kaki yang terasa kebas dan kaku akibat fasilitas ruang tahanan yang dinilai sangat kurang memadai.

Reaksi Publik Terhadap Kedekatan Ammar Zoni dan Dokter Kamelia

Kabar kedekatan Ammar dengan Dokter Kamelia di tengah kemelut hukum ini memicu berbagai reaksi beragam dari para netizen di media sosial. Banyak yang meragukan ketulusan hubungan mereka dan menganggap bahwa dokter tersebut hanya dimanfaatkan oleh Ammar Zoni untuk mendapatkan dukungan moral selama berada di dalam penjara.

Salah satu netizen memberikan komentar sinis bahwa hubungan mereka akan segera berakhir atau “preet” pada waktunya setelah Ammar bebas nanti. Mereka menilai bahwa drama romansa yang ditampilkan di hadapan publik saat ini tidak akan bertahan lama mengingat rekam jejak kriminal Ammar Zoni yang sudah berulang kali terjadi.

Netizen lainnya berpendapat bahwa Dokter Kamelia kemungkinan besar hanya dimanfaatkan sebagai sandaran sementara oleh sang aktor dalam kondisi terpuruk. Menurut pandangan mereka, niat asli Ammar Zoni baru akan benar-benar terlihat jelas setelah ia menyelesaikan seluruh masa hukumannya dan kembali menghirup udara bebas nantinya.

Hingga saat ini, proses persidangan masih terus berjalan dengan pengawalan ketat dan perhatian luas dari masyarakat serta rekan sesama artis. Publik masih menunggu keputusan akhir dari majelis hakim mengenai apakah Ammar akan dijatuhi hukuman maksimal atau mendapatkan keringanan atas dasar kondisi psikis yang dialaminya. Kasus ini menjadi pengingat bagi banyak pihak mengenai bahaya narkoba dan dampak hukum yang sangat fatal bagi siapa pun yang terlibat di dalamnya.

sumber gambar: Instagram, Tiktok