King Aloy, atau yang dikenal sebagai DJ Aloy, menjadi sorotan publik setelah melontarkan pernyataan kontroversial terkait ‘ngaji’ dalam sebuah acara siaran langsung Maraphton. Pemilik nama asli Aldy Renaldi ini segera memberikan klarifikasi dan permohonan maaf atas ucapannya yang dinilai menyinggung umat Islam.

Insiden tersebut bermula saat Aloy dan AAA Clan mengikuti sesi kuis dalam acara Maraphton. DJ Bravy bertindak sebagai pembawa pertanyaan, membagi peserta menjadi dua tim, salah satunya dipimpin oleh Aloy dan tim lainnya oleh Ibot.

Ketika DJ Bravy mengajukan pertanyaan mengenai tulang terbesar di tubuh manusia, Aloy dengan sigap menjawab ‘tulang paha’ yang ternyata benar. Namun, suasana berubah tegang ketika Aloy melontarkan ejekan kepada Ibot yang berujung pada pernyataan kontroversial.

Dalam nada bercanda, Aloy mengatakan, “Makannya minimal sekolah, jangan ngaji, go*lok,” yang langsung memicu reaksi. Sadar akan kekeliruan ucapannya, Aloy segera memperbaiki kalimatnya.

Dibantu oleh teman-temannya, ia menambahkan, “Salah salah… maksudnya kalo ngga sekolah, minimal ngaji,” sembari menunjukkan ekspresi panik.

Aloy kemudian menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada para penonton yang mungkin merasa tersinggung. Ia secara spesifik menyebut Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam permintaan maafnya.

“Maaf nih, buat MUI (Majelis Ulama Indonesia) dan lain-lainnya, ngerinya ntar pihak bangsa Indonesia ada apa-apa. Nggak maksud, cuma emang pikiran saya ini terlalu kacau ini,” ujar Aloy, yang disambut tawa renyah rekan-rekannya.