Kawasan Kota Lama Surabaya kini memiliki daya tarik baru dengan hadirnya 10 Regentstraat, sebuah destinasi kuliner yang menempati bangunan bekas kantor pos di Jalan Rajawali Nomor 10. Dibuka pada Rabu malam, 29 April 2026, tempat makan ini menawarkan perpaduan unik antara pelestarian arsitektur bersejarah dengan sajian kuliner peranakan dan nusantara, sekaligus menjadi pemicu geliat ekonomi di jantung kota lama.

Pengunjung di 10 Regentstraat tidak hanya diajak menikmati hidangan, tetapi juga menyusuri jejak sejarah kota melalui suasana ruang yang tetap mempertahankan karakter aslinya. Direktur 10 Regentstraat, Steffiani Setyadji, menjelaskan bahwa pemilihan nama ‘Regentstraat’ memiliki makna historis mendalam.

“Nama Regentstraat terlalu penting untuk ditinggalkan. Dahulu kawasan tersebut memang dikenal sebagai jalan utama. Kami menambahkan angka 10 karena lokasinya di Jalan Rajawali Nomor 10 agar mudah diingat,” ujar Steffiani.

Menurut Steffiani, makanan berperan sebagai jembatan untuk menyampaikan cerita lintas budaya. Menu yang disajikan merangkum pengaruh Belanda hingga kekayaan kuliner daerah di Indonesia. “Kami menghadirkan hidangan seperti bistik lidah dan bitterballen, lalu dipadukan dengan protein lokal seperti ayam dan ikan dengan bumbu Manado hingga siomay Bandung. Pengunjung bisa merasakan warisan budaya dalam satu meja,” tambahnya.

Kehadiran 10 Regentstraat sejalan dengan upaya revitalisasi Kota Lama yang terus berjalan bertahap. CEO Pos Bloc Surabaya, Jimmy Saputro, melihat destinasi baru ini sebagai langkah awal untuk menarik lebih banyak pelaku usaha ke kawasan bersejarah.

“Gerakan mungkin belum masif, tetapi tempat nyaman dengan makanan berkualitas bisa menjadi pemicu. Bangunan berusia ratusan tahun perlu dijaga. Kalau bukan kita, siapa lagi,” tegas Jimmy.

Jimmy menambahkan, renovasi bangunan dilakukan seminimal mungkin demi menjaga keaslian arsitektur. Struktur utama tetap dipertahankan, sementara penambahan hanya berfokus pada pencahayaan agar bangunan lebih hidup tanpa mengubah karakter awalnya.

Berada di bawah naungan Happy Puppy Group, yang juga dikenal melalui restoran Tutto Bono, 10 Regentstraat diharapkan menjadi pemantik bagi pemanfaatan bangunan tua lainnya. Jika langkah serupa terus bermunculan, Kota Lama Surabaya berpotensi bertransformasi menjadi pusat gaya hidup yang tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga menjaga ingatan kolektif kota.