Aktris sekaligus presenter senior Cut Tari kembali disibukkan dengan jadwal syuting yang padat memasuki bulan suci Ramadan tahun ini. Setelah sempat beristirahat cukup lama, ia kini harus kembali beraktivitas di lokasi syuting sambil menjalankan ibadah puasa.
Meski demikian, Cut Tari menegaskan bahwa kesibukan tersebut bukan menjadi penghalang untuk tetap aktif dan produktif. Ia memiliki pandangan bahwa Ramadan justru bisa dijalani dengan ringan selama tidak dijadikan beban. Baginya, menjalani rutinitas seperti biasa tanpa menjadikan puasa sebagai alasan untuk mengurangi semangat bekerja adalah kunci.
Anggap Ramadan Seperti Hari Biasa, Kunci Tetap Produktif
Bagi Cut Tari, pola pikir menjadi faktor utama dalam menjalani Ramadan agar tetap produktif. Ia tidak ingin puasa membuat aktivitasnya terasa berat. Justru dengan tetap sibuk, waktu berpuasa terasa lebih cepat berlalu dan tidak membosankan.
“Alhamdulillah hari ini masih puasa. Paling ya Ramadan kali ini ya syuting gitu kan, jalanin aja. Maksudnya ya anggap aja nggak usah menjadi hambatan puasanya untuk berkegiatan gitu. Iya, pas bulan Ramadan (kembali syuting),” ujar Cut Tari kepada awak media. Kembali ke lokasi syuting di bulan Ramadan menjadi tantangan tersendiri, namun ia menjalaninya dengan santai dan penuh rasa syukur.
Rahasia Bugar: Olahraga 45 Menit Sebelum Magrib
Untuk menjaga stamina selama syuting di bulan puasa, Cut Tari tetap konsisten berolahraga. Ia rutin melakukan treadmill dan weight training meski dalam kondisi perut kosong. Menariknya, ia memiliki waktu favorit untuk berolahraga saat Ramadan, yakni sekitar 45 menit sebelum azan Magrib.
Menurutnya, waktu tersebut efektif untuk membakar kalori sekaligus membuat tubuh tetap fit. “Nggak ada persiapan khusus, tapi paling nyempetin olahraga. Paling nggak, sebelum jam buka puasa kalau aku nggak kerja ya di rumah olahraga. Justru pas puasa itu pokoknya 45 menit sebelum azan ya olahraga. Aku lebih suka gitu sih,” jelasnya.
Tak Diet Ketat, Keseimbangan Jadi Kunci Sehat
Meski rajin olahraga, Cut Tari mengaku bukan tipe yang terlalu ketat menjaga pola makan. Ia merasa bersyukur karena tetap bisa menikmati berbagai jenis makanan tanpa harus menjalani diet khusus. Prinsip hidup sehat yang ia pegang adalah keseimbangan antara asupan dan aktivitas fisik.
Jika berat badan mulai naik, ia memilih menambah intensitas olahraga daripada membatasi makanan secara ekstrem. Di usia 45 tahun, Cut Tari tetap tampil awet muda dan bugar. Konsistensinya menjaga gaya hidup aktif menjadi salah satu kunci penampilannya yang tetap prima, bahkan di tengah kesibukan syuting saat Ramadan.
“Aku orangnya nggak jaga makanan. Jadi memang alhamdulillah bisa makan apa aja gitu, tapi yang penting mungkin kalau beratnya udah naik ya mari kita olahraga, gitu aja sih,” pungkasnya.
