Ambisi Persib Bandung untuk mengukir sejarah baru di kancah sepak bola Indonesia semakin membara. Pelatih Bojan Hodak menegaskan, target meraih hattrick juara Super League bukan lagi sekadar mimpi, melainkan sebuah kenyataan yang di depan mata setelah timnya berhasil melakukan comeback dramatis saat menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC.

“Saya selalu merasa optimistis sepanjang hidup saya,” ujar Bojan Hodak, Jumat (01/05/2026).

Optimisme pelatih asal Kroasia itu bukan tanpa alasan. Tambahan tiga poin dari laga sengit tersebut mengantarkan Maung Bandung kembali menduduki puncak klasemen Super League dengan koleksi 69 poin dari 30 pertandingan yang telah dilakoni.

Dengan menyisakan empat pertandingan krusial melawan PSIM Yogyakarta, Persija Jakarta, PSM Makassar, dan Persijap Jepara, jalan menuju gelar ketiga secara beruntun kini terbuka lebar bagi Persib.

Namun, di balik keyakinan tinggi tersebut, pertandingan kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC sempat berjalan jauh dari ekspektasi. Persib justru dibuat tertekan dan tertinggal di awal laga. Dua gol cepat dari Bernard Henry Doumba pada menit ke-6 dan Moussa Sidibe pada menit ke-26 membuat tim tamu tertinggal 0-2 di babak pertama.

Hodak pun mengakui bahwa anak asuhnya seperti terlambat panas dan baru menunjukkan performa terbaiknya setelah kebobolan. “Kami baru mulai bermain setelah lawan mencetak gol. Saat tertinggal 2-0, baru kami bereaksi dan mulai menciptakan peluang,” ungkapnya.

Kemenangan dramatis ini tidak hanya menambah poin krusial, tetapi juga mempertebal keyakinan skuad Persib Bandung untuk mencetak sejarah dengan meraih hattrick juara Super League musim ini.