Pembawa acara kondang Ruben Onsu diduga menjadi korban penipuan terkait rencana bisnis mukena. Insiden ini tidak hanya mengakibatkan kerugian finansial, tetapi juga menekan kondisi aliran kas (cash flow) perusahaannya.

Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, menjelaskan bahwa kliennya semula melihat potensi keuntungan besar dari bisnis mukena, terutama menjelang momen Lebaran yang dinilai sangat strategis. “Jadi, kan, memang momentumnya mau Lebaran, Ruben berpikir bahwa memproduksi mukena itu salah satu bisnis yang mungkin akan bisa menghasilkan, ya momentumnya tepat, dan hasil dari jualan mukena itu mungkin bisa juga untuk membuat produk perusahaannya Ruben dan hal-hal yang lain itu bisa berjalan dengan baik,” ujar Minola Sebayang di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (21/4).

Untuk merealisasikan rencana bisnis tersebut, Ruben Onsu telah mengeluarkan sejumlah uang. Minola mengungkapkan bahwa rekan bisnis kliennya, yang diidentifikasi sebagai Philipus, berulang kali meminta dana kepada Ruben dengan dalih untuk biaya produksi dan biaya hiburan (entertain).

Philipus bahkan meyakinkan Ruben Onsu bahwa operasional pabrik hanya akan berjalan jika ada uang tunai di muka. Akibat dugaan penipuan ini, Ruben Onsu tidak hanya kehilangan uang yang telah disetorkan, tetapi juga menghadapi tekanan serius pada kondisi keuangan perusahaannya.