Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo berencana membentuk tim khusus untuk menangani kondisi rusa dan satwa lain yang memprihatinkan di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso. Langkah ini diambil setelah Bupati menyoroti buruknya perawatan hewan-hewan koleksi kebun binatang mini tersebut.
Koleksi hewan di Pendopo Tulungagung, yang meliputi rusa, burung kasuari, dan berbagai jenis binatang air, dilaporkan dalam kondisi tidak terawat. Banyak satwa, khususnya rusa, terlihat kurus dan kurang gizi, menimbulkan keprihatinan publik dan pemerintah daerah.
Bupati Prihatin dan Anggarkan Dana
“Saya sangat prihatin dengan kondisi kebun binatang di pendapa. Banyak rusa dan binatang yang tubuhnya kurus kurang terawat,” ujar Gatut Sunu Wibowo pada Jumat (27/3/2026).
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung sebenarnya telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp600 ribu per hari untuk biaya makan satwa di kebun binatang Pendopo. Namun, Gatut menilai anggaran tersebut tidak sebanding dengan kondisi faktual hewan-hewan yang tampak kurang terurus.
“Sesama makhluk hidup sangat kasian sekali saya melihatnya. Kalau makan saja tidak diperhatikan, bagaimana dengan kesehatan hewan,” jelasnya, menyoroti aspek kesejahteraan hewan yang terabaikan.
Pembentukan Tim Khusus dan Rencana Penataan
Menyikapi kondisi tersebut, Gatut Sunu menegaskan akan mengambil alih langsung perawatan kebun binatang. Pihaknya akan segera menerjunkan tim khusus untuk memastikan semua satwa mendapatkan perawatan yang layak.
“Saya ingin rusa dan binatang lainya bisa mendapat makan yang layak. Saya juga akan menerjunkan tim dokter hewan untuk memastikan kesehatannya,” papar Bupati.
Selain perawatan, Gatut Sunu juga berencana menata ulang dan membangun fasilitas kebun binatang di Pendopo Tulungagung. Tujuannya agar area tersebut menjadi lebih bersih, terawat, dan nyaman sebagai destinasi bermain anak-anak.
“Nanti kami akan bangun dan dibersihkan, agar lebih layak. Sehingga anak-anak yang bermain melihat kebun binatang bisa nyaman,” pungkasnya.
