Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana dan Wakil Bupati Dewi Mariya Ulfa, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kediri, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026. Acara tersebut berlangsung di Sentul International Convention Center, Bogor, pada Senin (2/2/2026).
Rakornas yang mengusung tema “Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045” ini dibuka langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Dalam sambutannya, Presiden mengajak seluruh unsur pemerintahan untuk bekerja sama demi kepentingan dan kesejahteraan rakyat.
Wakil Bupati Kediri, Dewi Mariya Ulfa, menyampaikan pesan Presiden terkait pentingnya persatuan. “Bapak Presiden menyampaikan kita tidak boleh melihat latar golongan yang berbeda, tapi kita bareng-bareng bersama-sama sebagai satu kesatuan,” ujar Mbak Dewi, sapaan akrabnya.
Presiden Prabowo juga menekankan bahwa sebagai bangsa merdeka dengan kekayaan sumber daya alam melimpah, Indonesia harus mampu mencapai swasembada pangan dan energi. Selain itu, ia menyinggung program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta inisiatif sekolah rakyat yang kini telah berjalan.
Menanggapi arahan tersebut, Mbak Dewi menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kediri. “Sesuai arahan bapak presiden tadi, kita (di daerah) tetap mendukung dan menyelaraskan dengan program yang dijalankan Mas Bupati (Dhito) di Kabupaten Kediri,” ungkapnya.
Di Kabupaten Kediri, program MBG dan Sekolah Rakyat telah berjalan selaras dengan inisiatif pusat. Pemerintah daerah juga memiliki program pengentasan kemiskinan melalui pendirian sekolah boarding school khusus bagi masyarakat kurang mampu.
Sebagai daerah lumbung pangan nasional dengan mayoritas penduduk petani, sektor pertanian menjadi salah satu program prioritas di bawah kepemimpinan Bupati Hanindhito Himawan Pramana. Melalui inovasi dan pemanfaatan teknologi, pertanian dijadikan basis pembangunan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Mbak Dewi menyebut beberapa komoditas unggulan Kabupaten Kediri, seperti cabai, padi, jagung, dan tebu. Untuk mendukung swasembada pangan, Mas Dhito juga disebut konsentrasi dalam meningkatkan produktivitas pertanian. “Dengan Rakornas ini harapannya tentu kita semakin kompak dan solid, baik pusat maupun di daerah untuk membangun negara yang kita cintai ini menjadi lebih baik dan sejahtera,” pungkasnya.
