Kabupaten Jember kini memimpin wilayah Tapal Kuda dengan jumlah Mal Pelayanan Publik (MPP) Mini terbanyak. Inovasi ini digagas untuk mendekatkan akses layanan publik kepada masyarakat, terutama yang berada di daerah pinggiran.

Bupati Jember, Muhammad Fawait, secara resmi meluncurkan MPP Mini di sejumlah kecamatan. Peresmian dimulai dari Kantor Kecamatan Tanggul, kemudian dilanjutkan ke Kecamatan Mayang dan Jombang. Langkah ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam pemerataan pelayanan dan keadilan bagi seluruh warga Jember.

Memangkas Birokrasi dan Mempermudah Akses

Gus Fawait, sapaan akrab Muhammad Fawait, menegaskan bahwa kehadiran MPP Mini bertujuan untuk memangkas rantai birokrasi yang selama ini kerap dinilai memakan waktu dan tenaga. Dengan adanya layanan ini, warga di wilayah Jember Barat dan Utara tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh ke pusat kota hanya untuk mengurus berbagai dokumen administrasi.

“Di MPP Mini ini, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan secara terintegrasi, mulai dari administrasi kependudukan seperti pengurusan KTP, Kartu Keluarga, dan akta kelahiran,” ujar Muhammad Fawait pada Rabu (6/5/2026).

Selain layanan kependudukan, MPP Mini juga menyediakan:

  • Layanan perizinan usaha untuk membantu pelaku UMKM memperoleh legalitas dengan cepat.
  • Layanan pajak daerah yang mempermudah pelaporan dan pembayaran tanpa antrean panjang.
  • Layanan sosial dan hukum berupa konsultasi serta pendampingan hukum.

Inovasi Sidang Virtual dan Pemerataan Pembangunan

Salah satu terobosan menarik adalah kolaborasi strategis antara Pemerintah Kabupaten Jember dan Pengadilan Negeri Jember. Melalui kerja sama ini, urusan hukum yang berkaitan dengan data kependudukan kini dapat diselesaikan melalui sidang virtual menggunakan aplikasi Zoom.

“Kami ingin menghadirkan rasa keadilan. Dulu warga Tanggul atau Sumberbaru harus menghabiskan waktu berjam-jam ke kota. Sekarang kami hadirkan Pemkab Mini di sini. Bahkan untuk urusan pengadilan cukup lewat Zoom, tidak perlu bolak-balik lagi,” kata Gus Fawait.

Tidak hanya berfokus pada pelayanan administrasi, Pemerintah Kabupaten Jember juga menyiapkan pemerataan pembangunan infrastruktur. Pada tahun anggaran 2026–2027, pemerintah daerah merencanakan pelebaran dan pengaspalan ulang jalur Tanggul hingga Mangli. Proyek ini diharapkan dapat memperlancar konektivitas antarwilayah di Jember.