Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani secara resmi melepas keberangkatan 376 jemaah calon haji Kabupaten Gresik yang tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 46. Prosesi pelepasan berlangsung khidmat di Halaman Kantor Bupati Gresik pada Sabtu malam, 2 Mei 2026, diiringi suasana haru dan penuh doa.

Kloter 46 merupakan bagian dari total 2.674 jemaah haji asal Kabupaten Gresik yang diberangkatkan pada musim haji tahun 2026. Dalam rombongan ini, turut serta Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif bersama istri, Shinta Puspitasari, yang berangkat sebagai jemaah haji reguler.

Pesan Penting dari Gus Yani

Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Gus Yani itu berpesan agar seluruh jemaah menjaga kondisi fisik dan mental. Ia juga meminta jemaah untuk memaksimalkan waktu beribadah di Tanah Suci.

“Panjenengan semua harus bahagia. Tidak perlu sedih atau galau. Fokuslah memperbanyak tasbih, sholawat, dan istighfar, terutama saat berada di Madinah,” ujar Gus Yani di hadapan para jemaah.

Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan sebagai kunci utama dalam menjalankan rangkaian ibadah haji. Menurutnya, stamina yang terjaga akan membantu jemaah menjalankan seluruh rukun dan wajib haji dengan optimal.

Bekal Obat dan Vitamin untuk Jemaah

Sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah, Pemkab Gresik membekali para jemaah dengan paket obat-obatan dan vitamin. Paket ini telah disesuaikan untuk kebutuhan selama kurang lebih 40 hari ibadah haji. Selain itu, fasilitas kursi roda juga disediakan bagi jemaah lanjut usia.

Gus Yani menjelaskan bahwa kebijakan tersebut dilatarbelakangi oleh pengalamannya saat menjadi petugas haji sebelumnya. Pengalaman tersebut membuatnya memahami secara langsung kebutuhan para jemaah di lapangan.

“Obat dan vitamin ini sudah dihitung kebutuhannya. Saya ingin jamaah tidak kesulitan mencari obat di sana, apalagi harganya relatif lebih mahal. Jadi bisa lebih tenang dan fokus beribadah,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya manajemen energi selama menjalankan ibadah haji. Jemaah diimbau untuk tidak memaksakan diri dalam menjalankan ibadah sunnah secara berlebihan agar tetap prima saat puncak ibadah haji.

Menutup sambutannya, Gus Yani menitipkan pesan khusus kepada jemaah yang lebih muda untuk peduli dan membantu jemaah lanjut usia. “Saya titip yang muda-muda untuk membantu yang sepuh. Saling menjaga dan gotong royong agar semua bisa menjalankan ibadah dengan lancar,” pesannya.

Pada kesempatan tersebut, Gus Yani juga memohon doa dari para jemaah agar Kabupaten Gresik senantiasa diberikan keberkahan, keselamatan, serta kemajuan di masa mendatang.

Usai seremoni pelepasan, rombongan jemaah Kloter 46 dijadwalkan langsung menuju Asrama Haji Surabaya untuk menjalani proses administrasi dan persiapan akhir. Selanjutnya, para jemaah akan diberangkatkan ke Tanah Suci pada keesokan harinya pukul 21.00 WIB.