Ketersediaan minyak goreng merek Minyakita di Batam masih mengalami kendala distribusi hingga April 2026. Meskipun demikian, masyarakat diimbau untuk tidak panik lantaran harga di pasaran tetap stabil dan pasokan dipastikan akan kembali normal dalam waktu dekat.
Pimpinan Perum Bulog Kantor Cabang Batam, Guido XL Pereira, mengungkapkan bahwa penyaluran Minyakita saat ini diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan program bantuan pangan pemerintah. Kondisi ini menyebabkan distribusi ke Batam belum berjalan optimal.
Bulog Targetkan Pasokan Normal Awal Mei
Guido memastikan bahwa Bulog tengah berupaya keras mengatasi kendala ini. “Benar akan tetapi kami mengusakan agar awal Mei pasokan sudah mulai masuk,” katanya, saat dihubungi wartawan pada Sabtu (25/4).
Meskipun pasokan Minyakita belum sepenuhnya mencukupi kebutuhan pasar di Batam, Guido menegaskan bahwa kondisi tersebut belum berdampak signifikan terhadap harga. Ia menyebutkan, harga minyak goreng di tingkat pedagang maupun konsumen masih berada dalam kisaran yang wajar dan relatif stabil.
“Harga masih terkendali, sehingga masyarakat tidak perlu merasa khawatir dengan kondisi yang ada,” ujarnya.
Kebutuhan Tinggi, Prioritas Bantuan Pangan
Guido menjelaskan, kebutuhan Minyakita di wilayah Kepulauan Riau, khususnya Batam, cukup tinggi. Rata-rata kebutuhan di Kepulauan Riau mencapai sekitar 2 juta liter per bulan, dengan estimasi kebutuhan Batam sendiri berada di angka sekitar 260 ribu liter.
Menurutnya, fokus distribusi saat ini memang untuk memenuhi kuota bantuan pangan nasional. Setelah kebutuhan tersebut terpenuhi, pasokan untuk pasar umum akan kembali dialirkan.
“Kami telah mengusulkan agar pemesanan kembali dibuka. Namun untuk saat ini, pihak terkait masih memprioritaskan penyelesaian kuota bantuan terlebih dahulu. Setelah itu, barulah pasokan akan dialihkan untuk kebutuhan penjualan di pasar,” jelas Guido.
Bulog Batam menyatakan keyakinannya bahwa penyaluran Minyakita akan kembali lancar pada Mei 2026, seiring dengan mulai masuknya tambahan alokasi dari pemerintah pusat. Bulog juga terus menjalin koordinasi intensif dengan pemerintah pusat guna memastikan pasokan pangan, termasuk Minyakita, tetap aman dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.
