Figur publik BTR Rachel buka suara mengenai keberadaan tabung Whip Pink atau gas Nitrous Oxide di kamarnya. Ia mengakui bahwa pada saat itu, penggunaan Whip Pink masih legal di Indonesia dan beberapa negara lain, serta tidak merasakan efek samping apa pun.
“Pada saat itu tuh kayak nggak membahayakan gitu juga loh guys. Kayak… aku belum menemukan efek sampingnya,” ujar Rachel, Senin (09/02/2026).
Pernyataan Rachel ini muncul di tengah sorotan publik terhadap penyalahgunaan Whip Pink, terutama setelah kasus meninggalnya selebgram Lula Lahfah pada Januari 2026. Meskipun tabung Whip Pink ditemukan di kamar asisten rumah tangga (ART) Lula, kepolisian telah menegaskan bahwa gas tersebut bukan penyebab kematian Lula.
Popularitas Whip Pink di Kalangan Selebritas
Rachel menambahkan bahwa Whip Pink cukup populer di lingkaran pertemanannya dan tidak pernah dipermasalahkan sebelumnya. “Jujur, pada tahun itu nggak dipermasalahkan oleh siapa pun. Bahkan lumayan terkenal di kalangan teman-temanku, dan itu nggak berbahaya. Sama kayak kalau kalian minum, bahkan menurutku parahnya minum,” jelasnya.
Ia juga menyoroti status legalitasnya di masa lalu. “Karena itu sempat legal di beberapa negara. Bahkan di Indonesia pun beberapa waktu lalu sempat legal, mungkin sekarang sudah ilegal karena kasus ini,” tambahnya.
Kontroversi Whip Pink turut menyeret sejumlah figur publik lain. Vlog milik Martha Graciela (Grace) sempat menampilkan tabung Whip Pink di rumah Reza Arap. Konten serupa juga menyorot keberadaan Whip Pink di apartemen Eca Aura. Hingga berita ini ditulis, Grace dan Eca Aura belum memberikan klarifikasi resmi, meski keduanya telah menghapus konten yang memperlihatkan tabung tersebut.
Sementara itu, Awkarin telah memberikan penjelasan bahwa dispenser Whip Pink yang terlihat adalah milik mantannya dan digunakan untuk keperluan membuat kue di ajang MasterChef Indonesia.
Bahaya di Balik Sensasi Euforia
Whip Pink sendiri berisi gas Nitrous Oxide (N2O) yang secara umum digunakan sebagai bahan untuk membuat whipped cream dalam industri kuliner. Namun, jika disalahgunakan dengan cara dihirup, gas ini dapat menimbulkan sensasi euforia sementara.
Meskipun efeknya terasa “ringan”, penggunaan Nitrous Oxide secara berlebihan dapat membahayakan kesehatan. Risiko yang mungkin timbul antara lain hipoksia (kekurangan oksigen) hingga gangguan pernapasan serius.
Kasus ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat, terutama figur publik, bahwa meskipun suatu zat sempat legal atau populer, penyalahgunaannya dapat menimbulkan risiko kesehatan serius dan memicu kontroversi publik yang luas.
