Sekitar 75 ribu orang diperkirakan akan memadati peringatan Haul ke-58 Guru Tua atau wafatnya Habib Idrus bin Salim Aljufri di Kota Palu, Sulawesi Tengah, pada 1 April 2026. Panitia pelaksana telah menyiapkan berbagai fasilitas dan berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk memastikan kelancaran acara.
Sekretaris Panitia, Djamaludin Mariadjang, menegaskan bahwa acara ini terbuka luas. “Haul bukan hanya untuk warga Alkhairaat, ini untuk alumni maupun pecinta Alkhairaat,” kata Djamaludin di Palu, Jumat (27/3/2026).
Peringatan Haul Guru Tua akan dipusatkan di seputaran kompleks Alkhairaat Pusat, Jalan SIS Al Jufri, Kota Palu, bertepatan dengan 12 Syawal 1447 Hijriah. Perkiraan jumlah peserta yang mencapai puluhan ribu ini didasarkan pada pengalaman pelaksanaan haul di tahun-tahun sebelumnya.
Untuk menjamin keamanan dan ketertiban, panitia telah berkoordinasi intensif dengan pihak Kepolisian dan TNI. Selain itu, aspek kesehatan juga menjadi prioritas utama. Panitia bekerja sama dengan sejumlah rumah sakit dan menyiapkan lima titik posko kesehatan, terdiri dari dua posko di dalam kompleks Alkhairaat dan tiga posko di Jalan SIS Al Jufri. Sejumlah ambulans juga disiagakan untuk penanganan medis darurat.
Kenyamanan para peserta juga menjadi perhatian serius. Panitia tidak hanya menyiapkan sarapan dan makanan, tetapi juga akan membuka akses toilet di sekolah-sekolah yang berada di kompleks Alkhairaat untuk umum. Tambahan toilet portabel juga akan disediakan di beberapa lokasi strategis.
Mengantisipasi potensi kendala akses telekomunikasi akibat lonjakan pengguna, panitia haul telah menjalin kerja sama dengan pihak penyedia layanan (provider) untuk memastikan jaringan tetap stabil sepanjang rangkaian kegiatan berlangsung.
